NASIONAL
Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid
AKTUALITAS.ID – Ketegasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali diuji. Lembaga antirasuah tersebut kini secara terbuka mempertimbangkan opsi jemput paksa terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, setelah sang menteri dua kali berturut-turut mangkir dari panggilan penyidik.
Panggilan kedua yang sedianya digelar Kamis (15/10/2026) diabaikan Nusron tanpa memberikan alasan maupun konfirmasi apa pun. Padahal, pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang usai dirinya absen di pemanggilan pertama dengan dalih agenda internal kementerian.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tim penyidik tak akan tinggal diam dan sedang merumuskan langkah hukum yang paling efektif. “Kami belum mendapatkan konfirmasi alasan ketidakhadiran tersebut. Semuanya nanti akan dipertimbangkan oleh penyidik untuk seperti apa langkah selanjutnya,” tegas Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Budi mengisyaratkan bahwa penerbitan surat perintah membawa atau penjemputan paksa masuk dalam radar penyidik. Langkah drastis ini dinilai penting demi membongkar konstruksi perkara dugaan suap dan gratifikasi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN secara utuh.
Skandal ini sendiri telah menjerat delapan orang tersangka, mulai dari pejabat internal seperti Dirjen Lampri dan Kepala Kantah Bogor Sontang Coin Manurung, hingga mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto serta pihak swasta.
Penyidik juga berhasil mengamankan barang bukti yang mengerikan: uang tunai senilai Rp106,3 miliar dalam pelbagai mata uang asing dan rupiah. Temuan paling fantastis berada di kediaman tersangka Arif Sugiyanto, di mana tumpukan uang disembunyikan di dalam koper merah.
KPK mengingatkan Nusron Wahid agar kooperatif dan memberikan teladan yang baik sebagai pejabat publik. Keterangan Nusron dinilai menjadi kunci vital untuk mengurai apakah ada keterlibatan pihak yang lebih tinggi dalam jejaring korupsi tanah tersebut. (Bowo/Mun)
-
JABODETABEK16/10/2026 17:30 WIBBMKG: Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla Kalimantan
-
DUNIA16/10/2026 15:00 WIBAsap Karhutla Mengerikan! Langit Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
DUNIA16/10/2026 18:00 WIBSaudi Tuding Iran Dalang Memanasnya Perang Yaman
-
NUSANTARA16/10/2026 14:30 WIB7 Polisi Samosir Diperiksa Propam Buntut Penyiksaan Tragis Salah Tangkap
-
NASIONAL16/10/2026 16:00 WIBTNI Siap Tunduk Putusan MK soal Peradilan Militer
-
NASIONAL16/10/2026 18:30 WIBKPK: Dana Karhutla hingga Gempa NTT Dikoprupsi
-
NUSANTARA17/10/2026 07:30 WIBAwas! 3 Hari ke Depan Sumut Masih Terkepung Asap Beracun
-
OASE17/10/2026 05:00 WIBKisah Nabi Yunus dan Ikan Besar dalam Surat Ash-Shaffat

















