NUSANTARA
BRUTAL! Debt Collector Serang Pengemudi Wanita di Halaman Markas Polisi Pekanbaru
AKTUALITAS.ID – Aksi brutal dan nekat dilakukan sekelompok debt collector di halaman Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Riau. Mereka menyerang dan merusak sebuah mobil, bahkan menganiaya pengemudinya yang seorang wanita bernama Ramadhani Putri, di dalam kompleks markas polisi.
Video amatir yang merekam kejadian ini viral di media sosial, memperlihatkan sekitar 11 debt collector menyerbu dan memecahkan kaca mobil yang berusaha masuk ke area Polsek Bukit Raya. Ironisnya, aksi kekerasan ini terjadi di depan polisi yang sedang berjaga. Korban penganiayaan, Ramadhani Putri, dilaporkan mengalami luka-luka.
Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap empat pelaku perusakan dalam waktu kurang dari 24 jam. Keempat tersangka yang diamankan terdiri dari ketua dan anggota debt collector berinisial A, MHA, R, dan RS. Sementara tujuh pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika membantah anggotanya tidak bertindak. Ia mengklaim bahwa polisi yang bertugas telah berusaha mencegah penyerangan, meskipun tidak terlihat dalam rekaman video yang beredar. Kasus ini menjadi sorotan tajam terkait tindakan main hakim sendiri dan keamanan di area publik, termasuk markas kepolisian. (Mun/Yan Kusuma)
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
RIAU17/02/2026 20:30 WIBAntisipasi Asap Karhutla, Dinkes Riau Aktifkan Tim Medis Darurat
-
NASIONAL17/02/2026 19:00 WIBHilal Tidak Penuhi Kriteria MABIMS, Awal Ramadhan Kamis
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 20:45 WIBKetegangan Jual Beli Emas di Jalan Leo Mamiri Mimika Berhasil Diredam Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 21:00 WIBJumlah Kendaraan Meningkat Sistem Satu Arah Diberlakukan
-
FOTO17/02/2026 22:44 WIBFOTO: Penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah
-
NASIONAL18/02/2026 06:00 WIBWaka MPR Sebut Imlek 2577 Bukti Demokrasi dan Toleransi Indonesia

















