Connect with us

NUSANTARA

SPPG Diperiksa Usai 401 Orang Diduga Keracunan MBG

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Niat mulia program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru berujung petaka di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Ratusan siswa tumbang massal akibat keracunan usai menyantap menu yang disajikan. Merespons tragedi ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati langsung bergerak cepat mengusut pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi, termasuk Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) selaku pihak yang menangani penyediaan makanan tersebut.

“Saksi dari siswa dan SPPG telah kita periksa. Kita sampaikan nanti informasi lebih lanjut karena proses penyelidikan masih berjalan,” tegas Kompol Dika, Sabtu (12/9/2026).

Guna membongkar pemicu pasti keracunan massal ini, polisi tidak hanya mengandalkan keterangan saksi. Tim penyidik telah menyita barang bukti krusial dari lokasi kejadian untuk dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor).

“Kita sudah ambil sampel makanan dan sisa muntahan dari para siswa untuk dilakukan uji Labfor,” jelas Dika.

Meski ratusan nyawa telah menjadi korban, hingga kini polisi belum menetapkan satu pun tersangka. Dika menegaskan penyelidikan masih terus didalami secara komprehensif.

Skala insiden keracunan ini rupanya jauh lebih besar dari perkiraan awal. Berdasarkan data terbaru hingga Jumat (11/9/2026), jumlah korban melonjak tajam dari 259 orang menjadi 401 orang. Para korban ini tersebar dari empat sekolah berbeda dan satu Posyandu di wilayah Kecamatan Gembong.

Dari total ratusan korban tersebut, 48 orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara 319 lainnya menjalani rawat jalan. Sisanya dilaporkan sudah mulai membaik usai mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian kini berpacu dengan waktu menunggu hasil Labfor demi mengungkap dalang di balik kelalaian fatal dalam program makanan gratis ini. (Irawan/Mun)

Continue Reading

TRENDING