Connect with us

OASE

Rasulullah SAW Ajarkan Umar Pentingnya Tabayyun dalam Membaca Alquran

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Suatu ketika, Umar bin Khattab, sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan julukan al-Faruq, mendengar seseorang membaca Alquran dengan cara yang berbeda dari yang biasa ia ketahui. Suara itu berasal dari Hisyam, seorang sahabat lainnya. Merasa bacaan tersebut keliru, Umar segera mendatangi Hisyam dan mempertanyakannya dengan penuh emosi.

Namun, Hisyam dengan tenang menjawab itulah cara Rasulullah SAW mengajarkannya membaca Alquran. Umar yang masih ragu bahkan menuduh Hisyam berdusta dan membawa masalah ini langsung kepada Nabi Muhammad SAW dengan mengikat tangan Hisyam.

Nabi Muhammad SAW kemudian memerintahkan agar Hisyam dilepaskan dan meminta Hisyam membaca ayat-ayat Alquran tersebut di hadapan beliau dan Umar. Ternyata, bacaan Hisyam menggunakan dialek yang berbeda, namun sesuai dengan wahyu yang diterima. Rasulullah SAW menegaskan kebenaran bacaan tersebut dan mengajarkan Umar untuk juga membaca ayat yang sama.

Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya tabayyun, yakni mencari klarifikasi dan memastikan kebenaran sebelum mengambil kesimpulan. Rasulullah SAW mengingatkan Alquran diwahyukan dengan tujuh cara bacaan (qira’ah as-sab’ah) dan umat Islam diperbolehkan memilih yang paling mudah bagi mereka.

Pelajaran berharga dari peristiwa ini adalah sikap tabayyun yang harus melekat pada setiap Muslim agar terhindar dari kesalahpahaman dan fitnah. Seperti yang Allah SWT firmankan dalam QS al-Hujurat orang beriman diwajibkan meneliti kebenaran suatu berita agar tidak mencelakakan sesama karena kebodohan.

Kisah Rasulullah SAW dan Umar ini menjadi contoh nyata bagaimana pentingnya sikap terbuka, mencari informasi, dan mengedepankan kebenaran dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. (Mun)

TRENDING