DUNIA
Korps Pengawal Revolusi Iran Klaim Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln
AKTUALITAS.ID – Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan rudal balistik ke kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di kawasan Teluk pada Ahad waktu setempat.
Dalam pernyataan yang disiarkan media Iran, IRGC menyebut empat rudal balistik diarahkan ke kapal induk tersebut sebagai respons atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
IRGC memperingatkan bahwa konflik telah memasuki “fase baru” dan operasi darat maupun laut akan ditingkatkan.
Namun, United States Central Command (CENTCOM) membantah keras klaim tersebut. Pihaknya menyatakan kapal induk tidak terkena serangan dan rudal yang diluncurkan “bahkan tidak mendekat.”
Menurut pernyataan resmi, USS Abraham Lincoln tetap beroperasi dan terus meluncurkan pesawat untuk mendukung operasi pertahanan Amerika di kawasan.
USS Abraham Lincoln merupakan salah satu kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz milik Angkatan Laut AS. Kapal sepanjang 333 meter ini mampu mengangkut hingga sekitar 100 ribu ton peralatan, termasuk puluhan pesawat tempur dan sistem persenjataan canggih.
Kapal tersebut dikirim ke kawasan Teluk pada akhir Januari sebagai bagian dari penguatan armada AS di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Media AS melaporkan adanya korban di pihak militer Amerika dalam rangkaian operasi terbaru melawan Iran. Pentagon menyebut tiga personel tewas dalam aksi dan lima lainnya mengalami luka berat, meski rincian lebih lanjut belum diungkap.
Operasi militer besar-besaran yang dinamai “Operasi Epic Fury” dilaporkan menargetkan fasilitas komando dan kontrol IRGC, sistem pertahanan udara, lokasi peluncuran rudal dan drone, hingga pangkalan militer Iran.
Pemerintah Iran menyatakan ratusan warga menjadi korban dalam serangan gabungan tersebut. Data dari otoritas kemanusiaan setempat menyebut lebih dari 200 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya terluka.
Di tengah eskalasi konflik, insiden keamanan maritim juga dilaporkan terjadi di sekitar Selat Hormuz. Sebuah kapal niaga dilaporkan terkena proyektil tak dikenal dan sempat terbakar sebelum api berhasil dipadamkan.
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kini memasuki babak baru dengan saling klaim serangan dan peningkatan operasi militer di kawasan Timur Tengah. Situasi ini memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas keamanan dan jalur perdagangan internasional.(Mun)
-
NASIONAL25/07/2026 18:00 WIBKuasa Hukum Don Ritto Nilai Kejagung Prematur Kaitkan Uang dan Emas dengan Febrie Adriansyah
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
EKBIS25/07/2026 09:30 WIBKabar Baik! BBM Nonsubsidi Masih Lebih Murah Bulan Ini
-
NASIONAL25/07/2026 10:00 WIBAJI Tagih Permintaan Maaf Prabowo soal Wartawan ‘Londo Ireng’
-
NASIONAL25/07/2026 11:00 WIBSudaryono Ancam Tutup Dapur MBG yang Bandel
-
JABODETABEK25/07/2026 11:30 WIBBakar Sampah Sembarangan, Mobil dan Warung di Tangerang Hangus Jadi Arang
-
RIAU25/07/2026 19:00 WIBRibuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Habib Husein Ja’far di Bengkalis, Kasmarni Ingatkan Bahaya FOMO

















