NASIONAL
MUI Minta Indonesia Cabut Keanggotaan BoP
AKTUALITAS.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikap resmi dengan mengutuk serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. MUI juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan tersebut.
Dalam keterangan resminya, MUI menilai serangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan sebuah negara dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“MUI mengutuk serangan Israel yang didukung Amerika, karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan UUD 1945, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” demikian pernyataan MUI, Minggu (1/3/2026).
MUI menilai aksi saling serang antara kedua kubu berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut dianggap tidak bisa dipandang sebelah mata karena dapat berdampak pada stabilitas regional dan global.
Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa serangan militer harus dihentikan demi mencegah meluasnya konflik. MUI merujuk pada prinsip hukum internasional, termasuk ketentuan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai larangan penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan negara lain.
Dalam pernyataannya, MUI turut menyoroti peran Board of Peace (BoP) yang disebut-sebut menjadi bagian dari dinamika konflik tersebut. MUI mempertanyakan efektivitas forum itu dalam mewujudkan perdamaian yang adil, khususnya terkait isu Palestina.
“MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina,” tulis pernyataan tersebut.
MUI mengajak negara-negara di dunia untuk berperan aktif sebagai juru damai dan menghentikan penggunaan kekuatan militer dalam menyelesaikan konflik internasional. Menurut MUI, pendekatan dialog dan diplomasi harus dikedepankan guna menjaga stabilitas dan keadilan global.
Pernyataan sikap MUI ini menambah daftar respons dari berbagai pihak di Indonesia terhadap eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang tengah menjadi sorotan dunia internasional. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL02/09/2026 13:00 WIBHerry Dermawan Sentil Harga Telur Rp21 Ribu
-
RIAU02/09/2026 13:15 WIBSiak Tuntas dan Kerumutan Empat Hari Tanpa Titik Api, Karhutla Riau Mulai Terkendali
-
EKBIS02/09/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat 25 Poin ke 6.625
-
DUNIA02/09/2026 08:00 WIBKapal Perang Turki Diklaim Usir Kapal Israel di Mediterania
-
NUSANTARA02/09/2026 08:30 WIBKabut Asap Lumpuhkan Water Bombing di Palangka Raya
-
NASIONAL02/09/2026 10:00 WIBGus Kikin Percepat Susunan Pengurus Baru PBNU
-
Ekstra02/09/2026 10:30 WIBRupiah Jeblok ke Rp17.762 per Dolar AS
-
POLITIK02/09/2026 07:00 WIBWamendagri Bima Arya Sentil Risiko Pemilu Digital
















