Connect with us

OTOTEK

Astronaut Muslim Kirim Pesan Persatuan Usai Lihat Kabah

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Sebuah foto langka yang memperlihatkan Kabah dari luar angkasa kembali menjadi perhatian publik. Gambar tersebut diabadikan oleh astronaut Muslim asal Uni Emirat Arab, Sultan Al-Neyadi, saat bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada musim haji 2023.

Tak sekadar membagikan pemandangan menakjubkan dari orbit Bumi, Al-Neyadi juga menyampaikan pesan penuh makna yang menyentuh hati banyak orang. Momen itu terjadi bertepatan dengan Hari Arafah, ketika jutaan jamaah haji berkumpul untuk menjalani wukuf di Padang Arafah, salah satu rangkaian ibadah paling penting dalam pelaksanaan haji.

Melalui akun media sosialnya, Al-Neyadi menjelaskan bahwa foto tersebut diambil saat umat Muslim tengah menjalankan ibadah wukuf. Dari ketinggian ratusan kilometer di atas permukaan Bumi, ia mengabadikan kawasan suci yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia.

BACA JUGA  Siapa yang Pertama Tawaf di Ka’bah?

Namun yang paling menyita perhatian bukan hanya fotonya, melainkan pesan reflektif yang ia sampaikan kepada masyarakat dunia.

“Hari ini adalah Hari Arafat, sebuah hari penting dalam ibadah Haji, mengingatkan kita bahwa iman bukan hanya soal keyakinan, tetapi dalam bentuk tindakan dan refleksi,” tulis Al-Neyadi.

Ia juga mengajak seluruh umat manusia untuk menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat akan pentingnya persatuan, kasih sayang, dan kerendahan hati di tengah berbagai tantangan dunia.

“Semoga ini menginspirasi kita untuk berjuang demi kasih, kerendahan hati, dan persatuan,” lanjutnya.

Pesan tersebut langsung mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak warganet menilai unggahan itu menghadirkan perspektif unik tentang spiritualitas, ketika simbol paling suci umat Islam terlihat dari luar atmosfer Bumi.

BACA JUGA  Siapa yang Pertama Tawaf di Ka’bah?

Bukan kali pertama Al-Neyadi membagikan momen keagamaan dari luar angkasa. Saat memasuki Tahun Baru Hijriah, ia juga sempat mengunggah foto bulan sabit pertama yang terlihat dari orbit sambil menyampaikan ucapan selamat tahun baru Islam kepada umat Muslim di seluruh dunia.

Dalam pesannya kala itu, Al-Neyadi mengajak umat Islam memandang tahun baru sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar, dan membuka lembaran baru kehidupan.

“Bersama dengan awal tahun baru Hijriah, saya ingin mengingatkan bahwa setiap momen adalah kesempatan untuk tumbuh dan bertualang. Semoga tahun kalian penuh dengan berkah, kebahagiaan, dan penemuan hal baru,” tulisnya.

Kehadiran figur Muslim di dunia antariksa menjadi simbol bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan nilai spiritual dapat berjalan berdampingan. Al-Neyadi sendiri dikenal sebagai salah satu astronaut Arab yang aktif membagikan pengalaman luar angkasa kepada masyarakat global.

BACA JUGA  Siapa yang Pertama Tawaf di Ka’bah?

Sebelum Al-Neyadi, dunia Arab juga pernah mencatat sejarah melalui Pangeran Sultan bin Salman Al-Saud dari Arab Saudi yang menjadi astronaut Muslim pertama dari kawasan tersebut saat mengikuti misi antariksa pada 1985.

Potret Kabah dari luar angkasa dan pesan yang menyertainya kini terus dikenang sebagai salah satu momen yang memperlihatkan bagaimana teknologi, eksplorasi antariksa, dan nilai kemanusiaan dapat bertemu dalam satu pandangan yang menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. (Irawan/Mun)

Continue Reading

TRENDING