POLITIK
Hanura Lepas Kendali, Oso Biarkan Kepala Daerah Berkembang Sendiri
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) mengaku tak mau mengatur para kepala daerah terpilih yang diusung partainya agar mereka bisa berkembang sesuai dengan inspirasi daerahnya masing-masing.
“Saya belum pantas berpesan kepada mereka karena mereka yang lebih dalam mengetahui tentang daerahnya masing-masing,” kata Oso, saat ditanya mengenai pesan kepada para kepala daerah terpilih yang diusung Hanura, usai acara silaturahim dan buka bersama para kepala daerah di Jakarta, Sabtu (2/3/2025).
Kendati demikian apabila Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan untuk membangun Indonesia mulai dari daerah, maka dirinya tak menampik bahwa para kepala daerah harus memperkuat otonomi daerah.
Menurut Oso, para kepala daerah yang diusung partainya bisa memenangkan pemilihan karena didukung daerahnya masing-masing lantaran masyarakat di daerah tersebut mengharapkan adanya perubahan, kemajuan, kemakmuran, dan kebahagiaan dengan pimpinan yang baru.
Untuk itu, dia berharap para kepala daerah terpilih bisa memenuhi janji kampanye yang selama ini diberikan kepada masyarakat.
Ia percaya para kepala daerah itu bisa melakukannya karena mereka merupakan petarung, sehingga tak perlu diatur terlalu banyak mengenai langkah-langkahnya dalam membangun daerah.
“Nanti apa yang mereka rencanakan malah bertentangan dengan keinginan daerah. Berikanlah kesempatan waktu mereka untuk melakukan manuver-manuver ekonomi, politik, sosial, dan budaya,” tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik serentak 961 kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Pelantikan dilakukan secara serentak untuk para kepala daerah yang terdiri atas gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil walikota terpilih.
Usai pelantikan, para kepala daerah tersebut juga telah menjalani retret di Kompleks Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025 untuk menerima pendidikan. (Mun/Yan Kusuma)
-
NASIONAL30/01/2026 05:30 WIBGuna Jamin Objektivitas, Kapolresta Sleman di Nonaktifkan
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
OASE30/01/2026 05:00 WIBBatas Keharaman Jual Beli Menjelang Shalat Jumat
-
EKBIS29/01/2026 23:30 WIBModernisasi Pabrik PKT Pangkas Harga Pupuk Hingga 20 Persen
-
DUNIA30/01/2026 07:30 WIBGarda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
OLAHRAGA30/01/2026 11:30 WIBKans Indonesia Terbuka Lebar di Thailand Masters 2026

















