POLITIK
PPP Disarankan Cari Ketum Baru yang Punya Daya Tarik untuk Gen Z dan Kiai
AKTUALITAS.ID – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendatang harus memiliki dua kriteria penting: dekat dengan kiai dan anak muda. Penilaian ini muncul setelah kegagalan Plt Ketua Umum Muhammad Mardiono membawa PPP lolos ke Senayan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Menurut Jamiluddin, kegagalan tersebut membuat Mardiono tidak layak lagi memimpin partai. Ia menyarankan agar Muktamar PPP berani mencari sosok baru yang memenuhi dua kriteria tersebut.
“Basis massa PPP sebagian besar ada di pesantren, jadi ketua umum harus dekat dengan kiai untuk mempertahankan, bahkan menarik pesantren yang selama ini condong ke PKB,” kata Jamiluddin, Sabtu (6/9/2025).
Selain itu, Jamiluddin menegaskan pentingnya mendekati anak muda. Dengan begitu, basis massa PPP bisa diperluas tidak hanya di pesantren dan pedesaan, tetapi juga menjangkau anak muda Muslim di perkotaan.
“Ketua umum yang digandrungi anak muda berpeluang besar dapat mengajak mereka bergabung ke PPP,” tambahnya.
Jamiluddin menyebut satu nama yang dianggap memenuhi kriteria tersebut, yaitu Sandiaga Uno. Ia menilai Sandiaga sosok yang luwes dan diterima oleh kiai maupun anak muda di desa dan kota. Sandiaga juga dianggap memiliki kapasitas untuk mengubah PPP menjadi partai modern.
Dengan kemampuan manajemen dan pemasaran yang dimilikinya, Sandiaga dinilai bisa meninggalkan cara-cara tradisional dan menggaet pemilih muda. “Modal kapital ini tampaknya kurang dimiliki calon lain. Karena itu, potensi kandidat lain untuk mengantarkan PPP ke Senayan tampaknya relatif kecil,” pungkasnya. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL30/01/2026 05:30 WIBGuna Jamin Objektivitas, Kapolresta Sleman di Nonaktifkan
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
OASE30/01/2026 05:00 WIBBatas Keharaman Jual Beli Menjelang Shalat Jumat
-
EKBIS29/01/2026 23:30 WIBModernisasi Pabrik PKT Pangkas Harga Pupuk Hingga 20 Persen
-
DUNIA30/01/2026 07:30 WIBGarda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
OLAHRAGA30/01/2026 11:30 WIBKans Indonesia Terbuka Lebar di Thailand Masters 2026

















