POLITIK
Demokrat Tak Tergoda Wacana 2 Periode Prabowo
AKTUALITAS.ID – Wacana Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melanjutkan pemerintahan hingga dua periode mulai bergulir setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kader dan simpatisan PSI mengawal pemerintahan saat ini hingga 2029. Namun, Partai Demokrat memilih belum ikut masuk dalam pembahasan politik tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan partainya belum memiliki agenda membahas Pilpres 2029. Menurutnya, seluruh energi Demokrat saat ini diarahkan untuk mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo, bukan membicarakan kontestasi politik berikutnya.
“Kami belum membahas (Pilpres 2029), apalagi Undang-Undang Pemilu juga belum dibahas,” kata Herman kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).
Ia menegaskan, pernyataan Jokowi merupakan hak pribadi sebagai tokoh politik. Namun bagi Demokrat, prioritas utama saat ini adalah memastikan pemerintahan berjalan efektif dan program-program strategis dapat dirasakan masyarakat.
“Saya kira itu hak Pak Jokowi untuk menyampaikan hal itu. Yang pasti kami belum membahas pilpres dan fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo,” ujarnya.
Herman mengatakan tantangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian membuat seluruh perhatian pemerintah seharusnya tertuju pada pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Demokrat memilih mengawal pelaksanaan program prioritas, termasuk agenda besar Asta Cita, dibanding membuka pembahasan soal suksesi kekuasaan.
“Kami masih fokus menyukseskan program utama dan Asta Cita Presiden Prabowo agar berhasil dan dapat dirasakan keberhasilannya oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Herman, dinamika global yang terus berubah menuntut pemerintah dan seluruh kekuatan politik bekerja bersama menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Dengan kondisi ketidakpastian dan dinamika dunia saat ini, sangat perlu memberi perhatian khusus pada pembangunan ekonomi nasional agar tumbuh dan memberi manfaat kepada rakyat,” tuturnya.
Selain itu, Demokrat juga masih disibukkan dengan agenda konsolidasi internal melalui musyawarah daerah dan musyawarah cabang di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, pembahasan mengenai Pilpres 2029 dinilai masih terlalu dini.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan Jokowi meminta seluruh kader dan simpatisan PSI terus menjaga soliditas serta mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, bahkan hingga dua periode.
“Bahkan sampai dua periode. Jadi enggak ada itu fitnahan tentang bakal ada dua matahari,” kata Bestari usai bertemu Jokowi di Solo.
Menurut Bestari, Jokowi juga menitipkan pesan agar seluruh pendukung tetap menjaga keharmonisan politik dan memberikan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran yang sedang berjalan.
Respons Demokrat tersebut memperlihatkan bahwa meski wacana Prabowo-Gibran dua periode mulai mencuat ke ruang publik, sebagian partai koalisi masih memilih memusatkan perhatian pada agenda pemerintahan dan kondisi ekonomi nasional ketimbang membuka pembicaraan politik menuju Pilpres 2029. (Bowo/Mun)
-
RIAU21/06/2026 16:00 WIBDPO Kasus Curat Dibekuk Polisi di Dumai
-
NASIONAL21/06/2026 17:00 WIBPelaku Penyiksaan Perempuan di Bandung Masih Buron, Komisi III DPR Minta Polisi Bertindak Cepat
-
NASIONAL21/06/2026 14:00 WIBBung Karno Ingin Dimakamkan di Priangan, Mengapa Berakhir di Blitar?
-
NUSANTARA21/06/2026 15:30 WIBTruk Hilang Kendali Seruduk Tiga Motor di Pati
-
RAGAM21/06/2026 20:30 WIB8 Tempat Wisata Terbengkalai di Indonesia, Dulu Ramai Kini Tinggal Kenangan
-
DUNIA21/06/2026 15:00 WIBTrump Sesumbar Iran Tak Punya Kekuatan Militer Lagi
-
EKBIS21/06/2026 19:28 WIBBiaya Operasional Maskapai Naik, Kemenhub Evaluasi Frekuensi Penerbangan
-
POLITIK21/06/2026 21:30 WIBNur Alam Masuk PSI, KPK Dorong Partai Politik Terapkan Due Diligence

















