Connect with us

RAGAM

Bongkar Struktur Gaji Ombudsman

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Selama ini Ombudsman RI dikenal sebagai tukang semprit pelayanan publik yang galak. Tapi berapa sih gaji mereka yang berani menegur menteri, BUMN, sampai BUMD itu? Bocorannya bikin kaget!

Berdasarkan aturan resmi pemerintah, penghasilan pimpinan Ombudsman ternyata setara pejabat tinggi negara. Gak main-main, puluhan juta per bulan!

Aturan mainnya jelas di PP Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penghasilan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Ombudsman RI. Ini dia daftarnya:

Pimpinan Pusat :

Ketua Ombudsman: Rp 29.940.000 / bulan
Wakil Ketua Ombudsman: Rp 27.694.000 / bulan
Anggota Ombudsman: Rp 25.449.000 / bulan
Fantastis! Ketua dapat hampir Rp 30 juta bersih tiap bulan. Itu belum termasuk hak-hak lain yang diatur terpisah.

BACA JUGA  Prabowo Keluarkan Aturan Baru: Korban PHK Dapat Gaji 60% Selama 6 Bulan

Lalu bagaimana dengan pasukan di daerah?

Berdasarkan Perpres Nomor 69 Tahun 2024, Kepala Perwakilan Ombudsman di daerah tak kalah mentereng:

Kepala Perwakilan: Rp 18.535.000 / bulan
Plus tunjangan transportasi Rp 2.250.000 / bulan (jika tidak dapat mobil dinas) dan jaminan sosial.
Kerja di daerah, gaji tetap belasan juta!

NASIB ASISTEN: JOMPLANG JAUH!

Beda cerita dengan Asisten Ombudsman. Mereka adalah tulang punggung yang memeriksa laporan warga soal maladministrasi. Gajinya diatur di Perpres Nomor 70 Tahun 2024 dan sangat tergantung masa kerja.

Untuk masa kerja 0 tahun (fresh):

Asisten Pratama: Rp 3.592.000
Asisten Muda: Rp 4.171.000
Asisten Madya: Rp 4.751.000
Asisten Utama: Rp 5.446.000
Setelah 30 tahun mengabdi:

BACA JUGA  JK Bandingkan Gaji Menteri dengan DPR dan BUMN

Asisten Pratama: Rp 4.834.000
Asisten Muda: Rp 5.614.000
Asisten Madya: Rp 6.394.000
Asisten Utama: Rp 7.330.000
Jomplang! Ketua dapat Rp 29 juta, asisten baru mulai Rp 3,5 juta. Butuh 30 tahun kerja untuk bisa tembus Rp 7,3 juta.

Ombudsman sendiri berdasarkan UU Nomor 37 Tahun 2008 adalah lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan kekuasaan manapun. Tugasnya berat: terima laporan maladministrasi, investigasi atas prakarsa sendiri, sampai koordinasi cegah pelayanan publik busuk.

Dengan gaji segitu, wajar publik menuntut kerja ekstra keras. Gaji sultan, pelayanan publik harus tuntas! (Andrey/Mun)

TRENDING