Berita
Tak Punya Dokumen, Babinsa dan Imigrasi Amankan Dua WNA RRT
“Penangkapan dilakukan karena tidak memiliki dokumen lengkap sebagai tenaga kerja asing.
AKTUALITAS.ID – Dua orang warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diamankan oleh Babinsa Cinta Rakyat, Koramil 13/PST Sertu Sunarto, Deli Serdang, Selasa (5/11). Kedua warga RRT itu diamankan karena bekerja tanpa memiliki dokumen lengkap.
Penangkapan itu dilakukan Sertu Sunarto bersama Inteldakim Kelas II Belawan Rio, Kades Cinta Rakyat Suhendro, Kadus X Nurman dan tokoh masyarakat Bundes.
Kedua warga RRT diamankan dari Jalan Turnamen Joyo, Dusun X, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, tepatnya di pabrik walet yang sedang dibangun. Di pabrik itu, kedua warga asing ini bekerja sebagai teknik mesin lief.
“Penangkapan dilakukan karena tidak memiliki dokumen lengkap sebagai tenaga kerja asing. Sudah pernah disurati seminggu sebelum ini oleh pihak Imigrasi Belawan, namun belum ditanggapi,” kata Sertu Sunarto. .
Sambungnya, penangkapan ini dipimpin Kasi Inteldakim kelas II Belawan Rio bersama tim.
Awalnya warga asing ini bertahan di dalam mobil tidak mau keluar. Kemudian Babinsa mengadakan negoisasi langsung dengan pemilik pabrik. Akhirnya kedua warga RRT mau bicara dan keluar dari mobil. Kemudian mereka diserahkan ke pihak imigrasi dan dibawa ke kantor Imigrasi Belawan untuk diambil keterangan.
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
PAPUA TENGAH08/10/2026 06:00 WIBLolos Diskualifikasi Tapi Cacat Bukti, KPU Siapkan Aturan Baru
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
JABODETABEK08/10/2026 06:30 WIBAwas SIM Mati! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NUSANTARA08/10/2026 14:30 WIBBMKG: Hujan Sangat Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
-
NASIONAL08/10/2026 10:00 WIBDPR Ketok Biaya Haji 2027 Resmi Dipatok Rp98,4 Juta
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
DUNIA08/10/2026 12:00 WIBTrump: Tak Ada yang Tahu Siapa Pimpin Iran
















