Berita
Amandemen UUD 1945, Nasdem:Tak Harus Buru-buru Sekarang
usulan itu bukan dari Jokowi.
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhonny G Plate mengaku wacana masa jabatan Presiden RI tiga periode, bukan keinginan dari pihaknya. Wacana ini mesti melakukan amandemen UUD 1945.
Jhonny mengatakan terkait wacana ini, pihaknya menyampaikan apa yang berkembang di masyarakat mengenai amandemen UUD 1945. Maka itu, wacana ini memang perlu dibahas oleh MPR sebagai lembaga yang berwenang dengan melibatkan masyarakat.
“Karena ini terkait dengan konstitusi. Mendengar pendapat mereka, lalu dibicarakan di forum MPR. Nah, sebelumnya karena itu sudah berkembang dari masyarakat, lalu disampaikan kepada masyarakat,” kata Jhonny, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/12).
Menurut dia, usulan itu nantinya akan dibahas oleh orang-orang yang berkompeten. Termasuk akademisi, tokoh bangsa hingga masyarakat. Dia mengatakan, karena ini dari masyarakat maka harus diangkat apakah itu setuju atau tidak.
“Tapi, kalau berkembang di masyarakat harus dikasih tahu. Setuju atau tidak setuju itu harus dibicarakan,” katanya.
Kemudian, terkait pernyataan Jokowi bahwa usulan itu ingin menyudutkannya, Jhonny mengatakan setuju. Apalagi kalau ada penilaian dari Kepala Negara bahwa lebih baik menghadapi tantangan global yang semakin berat ke depannya.
Sebab, kata dia, pembahasan amandemen UUD 1945 termasuk mengenai masa jabatan Presiden RI, tidak harus dilakukan dalam waktu dekat.
“Apakah tepat momentumnya untuk meneruskan pembicaraan amendemen konstitusi yang bisa ramai sekali atau berhenti pakai dulu. Kan ada waktunya nanti, kan tak harus buru-buru sekarang,” kata dia.
Dia menekankan karena wacana ini menyangkut masyarakat maka segala usulan dari bawah tetap harus diangkat. Dia tidak ingin, persoalan ini hanya menjadi pembahasan elit saja. Maka itu, perlu pembahasan lebih detail dan komprehensif.
Namun, ia sepakat, kalau usulan tiga periode masa jabatan Presiden RI ini tak dialamatkan ke Jokowi. Sebab, usulan itu bukan dari Jokowi.
“Karena itu bukan datang dari Presiden, jangan sampai dikaitkan dengan presiden. Orang presiden enggak minta. Pak Jokowi enggak minta,” ujarnya.
-
PAPUA TENGAH29/04/2026 19:30 WIBKepala Suku Amungme Temui Wapres Gibran: Tuntut Keadilan Ekonomi dan Peran di Sektor Tambang
-
FOTO29/04/2026 17:55 WIBFOTO: Eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Bank BJB
-
RAGAM29/04/2026 18:00 WIBAwas! Bisa Ganggu Kesehatan Telinga Jika Berbagi Earphone
-
RAGAM29/04/2026 15:30 WIBBukan Meteor! ‘Kiamat’ Bumi Ternyata Berawal dari Daun yang Berhenti Bernapas
-
NASIONAL30/04/2026 06:00 WIBKemlu: Tak Ada Korban Jiwa Kecelakaan Bus Haji
-
EKBIS29/04/2026 20:00 WIBBapanas: 371 Ribu Ton Beras SPHP Tersalurkan Sejak Awal 2026
-
OLAHRAGA29/04/2026 17:30 WIBAsian Beach Games Sanya 2026, Timnas Indonesia Lolos ke Final Speed Relay
-
NUSANTARA29/04/2026 17:15 WIBMangkrak 10 Tahun! Stadion Barombong Disebut ‘Hambalang Jilid II’

















