Connect with us

NASIONAL

2 Tahun Menjabat, Kekayaan Menko Pangan Zulhas Naik 83 Persen

Aktualitas.id -

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas. AKTUALITAS.ID/Kiki Budi Hartawan

AKTUALITAS.ID – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menunjukkan kenaikan signifikan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Zulhas kini mencapai Rp59,82 miliar.

Penelusuran terhadap data LHKPN per Selasa (16/6/2026) memperlihatkan harta kekayaan Zulhas terus meningkat sejak masih menjabat Menteri Perdagangan hingga menjadi Menko Pangan.

Pada laporan periodik 2023, total kekayaan Zulhas tercatat Rp32,61 miliar. Setahun kemudian, saat awal menjabat Menko Pangan, nilainya meningkat menjadi Rp49,65 miliar.

Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar Rp17,04 miliar atau 52,25 persen hanya dalam satu tahun.

Tren tersebut berlanjut pada laporan periodik 2025 yang dilaporkan per 31 Desember 2025. Total kekayaan Zulhas kembali naik menjadi Rp59,82 miliar.

Jika dibandingkan laporan tahun sebelumnya, terdapat penambahan sekitar Rp10,17 miliar atau 20,48 persen. Secara keseluruhan, harta kekayaan Zulhas bertambah Rp27,21 miliar dalam kurun dua tahun.

Kenaikan tersebut membuat total kekayaan Zulhas melonjak sekitar 83,4 persen dibandingkan posisi pada 2023.

Dalam laporan terbarunya, Zulhas mencatat kepemilikan sembilan bidang tanah dan bangunan yang berada di Jakarta Timur dan Bogor dengan total nilai Rp13,24 miliar.

Selain aset properti, ia melaporkan dua unit kendaraan berupa Toyota Alphard tahun 2009 senilai Rp200 juta dan Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp700 juta. Total aset kendaraan yang tercatat mencapai Rp900 juta.

Komponen kekayaan terbesar berasal dari kas dan setara kas yang nilainya mencapai Rp26,21 miliar. Selain itu terdapat harta bergerak lainnya senilai Rp15,97 miliar serta surat berharga sebesar Rp3,49 miliar.

Dalam laporan tersebut tidak tercatat adanya utang sehingga seluruh aset yang dilaporkan menjadi nilai kekayaan bersih. (Micko)

TRENDING