POLITIK
Gabung ke PSI, Pengamat: Jokowi Belum Yakin ke Kaesang Bisa Besarkan PSI
AKTUALITAS.ID – Wacana Joko Widodo yang disebut akan menempati posisi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi perhatian pengamat politik. Langkah tersebut dinilai mencerminkan keinginan Jokowi untuk terlibat langsung dalam membesarkan partai yang kini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai posisi Dewan Pembina bukan sekadar jabatan simbolis. Karena keberadaan Jokowi di posisi tersebut dapat diartikan sebagai upaya menjaga arah dan perkembangan PSI menjelang Pemilu 2029.
BACA JUGA: Jokowi Gabung PSI, PDIP: Saat Presiden Saja Gagal Loloskan ke DPR, Apalagi Jadi Pembina
“Pilihan posisi Ketua Dewan Pembina juga mengisyaratkan Jokowi belum yakin anaknya Kaesang dapat membesarkan PSI,” kata Jamiluddin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, PSI masih menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan elektabilitas dan menembus parlemen nasional. Sejak berdiri, partai berlambang mawar itu belum berhasil melampaui ambang batas parlemen dalam pemilu legislatif.
Salah satu faktor kehadiran Jokowi, kata Jamiluddin dapat menjadi faktor yang diharapkan mampu mendongkrak popularitas dan daya tarik PSI di mata pemilih. Pengaruh politik mantan wali kota Solo tersebut dinilai masih cukup kuat untuk membantu memperluas basis dukungan partai.
BACA JUGA: PDIP Sebut Jokowi Tak Mampu Selamatkan PSI
“Pengaruh Jokowi masih ada, selama ini Kaesang dan Pengurus DPP PSI dinilai belum cukup mumpuni untuk mendongkrak elektabilitas partai,” ujarnya.
Karena itu, menurut Jamiluddin, PSI tampaknya masih menempatkan Jokowi sebagai figur sentral yang dapat membantu partai mencapai target politik pada Pemilu 2029.
“PSI berharap sepenuhnya kepada Jokowi untuk mengerek elektabilitas PSI,” kata dia. (Micko)
-
JABODETABEK18/06/2026 19:30 WIBSetneg Buka Peluang Rekrut Kembali Eks Karyawan Hotel Sultan
-
EKBIS18/06/2026 19:00 WIBIndonesia Raja Komoditas, Tapi Harga Masih Ditentukan Bursa Luar Negeri
-
NUSANTARA18/06/2026 08:30 WIBBMKG: 233 Zona Musim Resmi Masuk Kemarau
-
Berita18/06/2026 07:00 WIBPigai Tegaskan Jangan Lawan Putusan Kasus Andrie Yunus
-
EKBIS18/06/2026 09:00 WIBPemerintah Pastikan Pertalite dan Solar Tak Naik
-
JABODETABEK18/06/2026 18:30 WIBNegara Ambil Alih Pengelolaan Hotel Sultan untuk Kepentingan Publik
-
POLITIK18/06/2026 10:00 WIBPengamat Desak DPR Segera Revisi UU Pemilu
-
NASIONAL18/06/2026 17:00 WIBKPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang Proyek Kereta di Kemenhub

















