Connect with us

JABODETABEK

Pegawai MBG Tewas Dibacok Saat Pulang Kerja

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Perjalanan pulang seorang pegawai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial MHF (21) berubah menjadi tragedi. Pemuda tersebut tewas setelah diserang dalam aksi tawuran antarkelompok pemuda di kawasan Tanahsareal, Kota Bogor, Minggu (14/6/2026) dini hari.

Korban diketahui baru selesai bekerja di salah satu dapur MBG di Cikarang, Bekasi. Saat melintas bersama adiknya menggunakan sepeda motor, ia diduga menjadi korban salah sasaran ketika melewati lokasi bentrokan yang melibatkan tiga kelompok pemuda.

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika korban membunyikan klakson untuk meminta jalan. Para pelaku diduga mengira korban merupakan bagian dari kelompok lawan sehingga langsung menyerangnya menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka bacok di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, bahu, punggung, dan lengan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Polisi menyebut korban tidak memiliki kaitan dengan aksi tawuran maupun kelompok yang terlibat bentrokan. Dari hasil pemeriksaan sementara, baik keluarga korban maupun para pelaku mengaku tidak saling mengenal.

Peristiwa itu terjadi saat tiga kelompok pemuda dari wilayah Yasmin, Cimanggu, dan Kebon Pedes terlibat bentrokan di jalan. Dalam situasi yang kacau tersebut, korban diduga keliru diidentifikasi sebagai anggota kelompok lawan.

Pasca-kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hingga kini, tujuh orang telah diamankan. Tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka yang diduga terlibat langsung dalam aksi pembacokan, sementara empat lainnya diperiksa sebagai saksi.

Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk motif dan kronologi lengkap bentrokan yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang warga yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti bahaya aksi tawuran yang tidak hanya mengancam pelakunya, tetapi juga dapat merenggut nyawa masyarakat yang kebetulan melintas. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera menghindari lokasi apabila menemukan indikasi bentrokan dan segera melapor kepada aparat demi mencegah jatuhnya korban berikutnya. (Kusuma/Mun)

TRENDING