Connect with us

OASE

Al-Qur’an Ungkap Kedudukan Istimewa Orang Berilmu

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Dalam Islam, menuntut ilmu bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki kedudukan sangat tinggi di sisi Allah SWT. Bahkan, Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW berulang kali menegaskan bahwa ilmu merupakan kunci kemuliaan, petunjuk hidup, dan jalan menuju kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Salah satu ayat yang paling sering dijadikan rujukan adalah Surah Al-Mujadalah ayat 11. Dalam ayat tersebut Allah SWT menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa tingkat lebih tinggi.

Pesan ini menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang dalam pandangan Islam tidak diukur dari kekayaan, jabatan, atau keturunan, melainkan dari iman dan ilmu yang dimilikinya.

Keutamaan ilmu juga terlihat dari wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam Surah Al-Alaq ayat 1-5, perintah pertama yang turun bukanlah tentang harta, kekuasaan, atau peperangan, melainkan perintah untuk membaca dan belajar.

Perintah “Iqra” atau “Bacalah” menjadi simbol bahwa peradaban Islam dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan.

Selain itu, Al-Qur’an juga mendorong umat manusia untuk berpikir, merenung, dan menggunakan akal sehat. Dalam Surah Ali Imran ayat 190-191, Allah mengajak manusia untuk memperhatikan penciptaan langit dan bumi sebagai tanda kebesaran-Nya yang dapat dipahami melalui ilmu dan pemikiran.

Tak hanya Al-Qur’an, Rasulullah SAW juga memberikan perhatian besar terhadap pentingnya ilmu. Dalam sebuah hadis, beliau menegaskan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Bahkan, Nabi menyebut para ulama sebagai pewaris para nabi karena yang diwariskan para nabi bukanlah harta benda, melainkan ilmu yang bermanfaat.

Keutamaan menuntut ilmu sangat besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Hadis lain menyebutkan bahwa makhluk di langit dan di bumi, bahkan ikan di dasar laut, memohonkan ampun bagi orang yang berilmu.

Al-Qur’an juga mengajarkan doa yang sangat terkenal untuk memohon tambahan ilmu, yaitu dalam Surah Thaha ayat 114: “Rabbi zidni ilma” yang berarti “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”

Doa tersebut menunjukkan bahwa pencarian ilmu tidak pernah berhenti. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula kesadarannya bahwa masih banyak hal yang belum diketahui.

Islam memandang ilmu sebagai cahaya yang membimbing manusia menuju kebenaran. Karena itu, umat Islam diperintahkan untuk terus belajar, bertanya kepada orang yang berilmu, serta menyebarkan pengetahuan yang bermanfaat kepada sesama.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, pesan Al-Qur’an tentang pentingnya ilmu menjadi semakin relevan. Kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam atau kekuatan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakatnya.

Karena itulah, menuntut ilmu bukan hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga investasi terbesar untuk masa depan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat. (Mun)

TRENDING