Connect with us

EKBIS

IHSG Tersungkur di Awal Perdagangan

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam pada awal perdagangan Kamis (30/4/2026). IHSG tercatat turun sekitar 1% seiring derasnya aksi jual yang terjadi sejak pembukaan pasar.

Pada pukul 09.12 WIB, IHSG berada di level 7.029,95 atau melemah 71,28 poin (-1,00%) dibandingkan posisi sebelumnya di 7.101,23.

Sejak awal sesi, tekanan sudah terlihat kuat. IHSG sempat dibuka di level 7.103,26, namun tak lama kemudian langsung merosot hingga menyentuh titik terendah di 7.028,23.

Pergerakan pasar menunjukkan dominasi saham yang melemah. Tercatat sebanyak 368 saham turun, sementara 201 saham menguat dan 390 saham stagnan. Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp2,43 triliun dari 5,62 miliar saham yang diperdagangkan dalam lebih dari 313 ribu transaksi.

Secara sektoral, mayoritas indeks berada di zona merah. Hanya tiga sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor teknologi yang naik 1,02%, sektor properti menguat 0,32%, dan sektor kesehatan naik tipis 0,07%.

Sebaliknya, tekanan terdalam dialami sektor perindustrian yang turun 1,14%, diikuti sektor keuangan yang melemah 0,87%, serta sektor barang baku yang turun 0,35%.

Pelemahan juga terjadi pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 tercatat terkoreksi tipis 0,07% ke posisi 683,64 pada awal perdagangan.

Analis pasar modal menilai pergerakan IHSG hari ini masih akan sangat dipengaruhi oleh rilis laporan keuangan emiten kuartal pertama (Q1) 2026. Selain itu, kondisi makroekonomi domestik serta stabilitas nilai tukar rupiah turut menjadi faktor penting yang diperhatikan investor.

Pelaku pasar diimbau tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang tinggi, terutama pada sektor-sektor penggerak utama IHSG. Hingga sesi pertama berlangsung, aktivitas perdagangan masih menunjukkan dinamika yang cukup fluktuatif. (Firman/Mun)

TRENDING