Connect with us

OASE

Batang Pohon Ini Menangis Saat Rasulullah Tinggalkan Mimbar

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Jamaah Masjid Nabawi pernah dibuat gempar oleh suara tangisan memilukan saat Rasulullah SAW sedang menyampaikan khutbah Jumat. Suara tersebut terdengar seperti bayi merengek keras hingga membuat para sahabat kebingungan.

Tak ada seorang pun yang membawa bayi di dalam masjid kala itu. Namun suara tangisan tersebut terus terdengar dan membuat suasana semakin haru.

Rasulullah SAW kemudian turun dari mimbar dan berjalan menuju sebuah batang pohon kurma yang dahulu menjadi tempat beliau bersandar ketika berkhutbah. Nabi lalu memeluk dan mengusap batang pohon tersebut.

Seketika, tangisan itu pun berhenti.

Para sahabat akhirnya menyadari bahwa suara tangisan tersebut berasal dari batang pohon kurma yang merasa sedih karena tak lagi menemani Rasulullah SAW berkhutbah setelah dibuatkan mimbar baru.

Sebelumnya, seorang wanita Anshar menawarkan untuk membuatkan mimbar bagi Rasulullah SAW melalui putranya yang seorang tukang kayu. Rasulullah pun mengizinkan.

Saat mimbar baru mulai digunakan, batang pohon yang biasa menjadi sandaran Rasulullah itu menangis karena merasa kehilangan kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW kemudian bersabda:

“Pohon ini menangis karena tidak lagi mendengar nasihat yang biasa disampaikan di sampingnya.”

Bahkan dalam riwayat lain, Rasulullah mengatakan:

“Kalau tidak aku peluk dia, sungguh dia akan terus menangis hingga hari kiamat.”

Kisah pohon kurma menangis ini diriwayatkan oleh banyak sahabat, di antaranya Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Jabir bin Abdullah, hingga Ibnu Umar. Para ulama pun menyebut kisah ini sebagai hadis shahih yang sangat masyhur dalam sejarah Islam.

Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa bukan hanya manusia, tetapi juga makhluk lain mencintai Rasulullah SAW. Bahkan sebatang pohon pun merasa sedih ketika berjauhan dari beliau.

Selain kisah pohon kurma, Rasulullah SAW juga mengisahkan mukjizat Nabi Musa AS bersama sebuah batu. Dalam hadis riwayat Bukhari, batu tersebut diperintahkan Allah bergerak membawa pakaian Nabi Musa hingga membuktikan fitnah Bani Israil terhadap beliau tidak benar.

Dari kisah-kisah ini, umat Islam diajak mengambil hikmah tentang pentingnya mencintai, menghormati, dan menaati para utusan Allah SWT. (Mun)

TRENDING