Connect with us

RIAU

Kapolda Riau: Anggota Polisi Jual Narkoba Siap-Siap Ditendang

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat tak main-main membersihkan institusinya. Anggota kepolisian di wilayah hukum Polda Riau yang berani menyentuh, apalagi mengedarkan narkoba, dipastikan tamat riwayat kariernya!

Dalam Apel Pagi Jam Pimpinan di Mapolda Riau, Senin (2/11/2026), jenderal bintang dua itu mengultimatum keras seluruh jajarannya. Ia blak-blakan mengaku sudah mengantongi informasi adanya oknum berseragam yang nekat bermain sebagai pengedar barang haram.

“Tidak ada ampun untuk para pengguna maupun pengedar narkoba! Bagaimana kita mau melakukan penindakan di masyarakat kalau di internal sendiri masih ada anggota yang bermain?” murka Arman di hadapan para Pejabat Utama (PJU) dan ratusan personel kepolisian.

BACA JUGA  Anggota DPRD Riau Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Sanksi mengerikan telah disiapkan. Bagi polisi yang terbukti sebagai pemakai, siap-siap menerima sanksi demosi selama tiga tahun. Tak berhenti di situ, mereka akan dikurung di Penempatan Khusus (Patsus) sebelum akhirnya “dibuang” ke Satbrimob untuk menjalani pembinaan fisik di bawah pengawasan melekat Provos. Sementara bagi oknum pengedar, tiket Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias pemecatan sudah menanti di depan mata.

Selain mendeklarasikan perang terhadap polisi narkoba, Kapolda Riau juga resmi mengharamkan penggunaan rokok elektrik (vape) di seluruh area Polda hingga Polsek jajaran. Aturan sapu bersih ini berlaku mutlak tanpa pandang bulu, baik bagi personel Polri maupun masyarakat umum yang bertamu. Kabid Propam langsung diperintahkan untuk memburu para pelanggar.

BACA JUGA  Polisi Temukan Granat hingga Sabu Dalam Operasi Yustisi di Jakarta Barat

Dalam arahannya yang tajam, Arman turut menyentil gaya hidup dan kedisiplinan anak buahnya. Kapolda melarang keras adanya sikap arogan aparat di lapangan dan memperingatkan seluruh personel beserta keluarganya agar menjaga jari di media sosial, terutama mengomentari kebijakan pemerintah yang dapat memicu polemik.

Di luar penegakan disiplin, Kapolda juga membunyikan alarm siaga bencana. Seluruh personel diinstruksikan turun tangan dan bersiaga penuh menghadapi ancaman banjir yang kini mengintai Kota Pekanbaru akibat tingginya curah hujan.

“Lupakan yang lalu, ke depan kita harus berbuat lebih baik. Jadikan polisi benar-benar dipercaya masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan,” pungkasnya. (Irawan/Mun)

TRENDING