Berita
Wabah Virus Corona, MUI Ajak Umat Muslim Percepat Tunaikan Zakat
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengajak umat Islam sesegera mungkin menunaikan zakat seiring kebutuhan mendesak bagi mustahik yang kian rentan karena wabah corona covid-19. Menurutnya, meski dalam hitungan harta yang dimiliki belum setahun, hal tersebut diperbolehkan. “Mempercepat zakat untuk fakir miskin meski harta kita belum setahun kepemilikan, ini […]
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengajak umat Islam sesegera mungkin menunaikan zakat seiring kebutuhan mendesak bagi mustahik yang kian rentan karena wabah corona covid-19. Menurutnya, meski dalam hitungan harta yang dimiliki belum setahun, hal tersebut diperbolehkan.
“Mempercepat zakat untuk fakir miskin meski harta kita belum setahun kepemilikan, ini dimungkinkan dan dibolehkan. Ini untuk meringankan beban saudara kita,” kata Niam dalam konferensi pers melalui akun YouTube BNPB, Senin, (13/4/2020).
Menurut dia, hal tersebut penting bagi umat Islam untuk segera menunaikan zakat tersebut sesuai kondisi dan urgensi saat ini. “Bagi yang berkecukupan agar menyisihkan yang terdampak langsung atau tidak langsung. Kita ringankan derita pasien, tenaga medis dengan APD, saudara yang wafat karena covid-19,” kata Niam.
Dalam rangka menghindari kontak langsung yang dapat menjadi sarana penularan covid-19, Niam mengajak zakat disalurkan melalui daring atau online kepada badan dan lembaga amil zakat terpercaya. Selain zakat, dia mengatakan terdapat sedekah yang memiliki dimensi luas tidak hanya terkait harta.
“Terdapat banyak pengangguran karena tidak ada aktivitas ekonomi kita bantu dengan membagi sedekah. Kita senasib sepenanggungan dengan mereka. Kita ibarat satu tubuh. Jika ada satu anggota tubuh yang menderita, maka yang lain akan merasakan demam dan kesakitan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, menghindari kerumunan dan menerapkan segala protokol keselamatan covid-19 juga merupakan sedekah yang berpahala karena dapat menghindarkan penyakit menular bagi khalayak umum. “Kerelawanan kita dalam perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan, kemudian tinggal di rumah tidak berkerumun, tidak mudik, itu juga sedekah,” kata dia.
Niam juga mengajak umat dan masyarakat bersedekah dengan diam tidak mencaci tindakan orang lain yang sedang bekerja menanggulangi Covid-19 dan menaati aturan. “Jika tidak melakukan jangan mencaci dan tidak taat aturan. Itu perbuatan maksiat. Diamnya kita hari ini dapat menjadi sedekah,” katanya.
-
RAGAM15/06/2026 12:00 WIBBBM Baru B50 Siap Diterapkan 1 Juli
-
NUSANTARA14/06/2026 18:30 WIBDedi Mulyadi Gratiskan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa di Jawa Barat
-
POLITIK14/06/2026 18:00 WIBPartai Gelora Siapkan Strategi Baru untuk Pemilu 2029
-
OTOTEK14/06/2026 17:00 WIBMenkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Lawan Kejahatan Digital
-
OLAHRAGA14/06/2026 17:30 WIBPrediksi Swedia vs Tunisia: Duel Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
-
OTOTEK14/06/2026 21:00 WIBWaze Hadirkan Fitur Lampu Merah Saingi Google Maps
-
OTOTEK14/06/2026 19:00 WIBDenny JA Nyatakan Lahirnya Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
-
NASIONAL14/06/2026 20:00 WIBUsai Menang Gugatan, Jusuf Hamka Akan Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen
















