Berita
Setelah hampir Sebulan Absen, Kim Jong-un Akhirnya Muncul
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akhirnya muncul ke publik setelah hampir sebulan tidak terlihat. Kim dilaporkan memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh pada Minggu (15/11). Dalam kesempatan itu dia membahas langkah-langkah pencegahan virus corona. “Kim membahas Covid-19 dan situasi anti-epidemi, mengklarifikasi tugas Partai, militer dan bidang ekonomi untuk lebih memperketat front darurat anti-epidemi,” demikian laporan Korean […]
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akhirnya muncul ke publik setelah hampir sebulan tidak terlihat.
Kim dilaporkan memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh pada Minggu (15/11). Dalam kesempatan itu dia membahas langkah-langkah pencegahan virus corona.
“Kim membahas Covid-19 dan situasi anti-epidemi, mengklarifikasi tugas Partai, militer dan bidang ekonomi untuk lebih memperketat front darurat anti-epidemi,” demikian laporan Korean Central News Agen (KCNA), Senin (16/11).
Dia juga menyerukan untuk tetap waspada, membangun tembok pembatas yang kokoh dan lebih mengintensifkan pekerjaan anti-epidemi. “Menyadari tanggung jawab penting untuk keamanan negara dan kesejahteraan rakyat,” tulis KCNA seperti dilansir dari Yonhap.
Hingga kini Korea Utara mengklaim belum memiliki kasus virus corona tetapi tetap waspada terhadap penularan Covid-19. Kim telah memerintahkan menutup perbatasan dan memberlakukan tindakan antivirus.
“Selain langkah-langkah antivirus, pertemuan itu juga membahas praktik non-sosialis di organisasi pendidikan dan masyarakat.”
Kim dengan tajam mengkritik komite partai di Universitas Kedokteran Pyongyang karena melakukan “kejahatan serius”, dan menuduh organisasi terkait lainnya, termasuk Komite Sentral Partai, tidak bertanggung jawab dan sangat melalaikan tugas.
Namun KCNA tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kejahatan yang dimaksud.
Kritik tersebut tampaknya ditujukan untuk memperketat disiplin di antara organisasi negara di tengah perjuangan berkepanjangan negara itu melawan pandemi global dan pemulihan akibat terjangan topan musim panas.
“Pertemuan Biro Politik menekankan perlunya membangunkan organisasi Partai di semua tingkatan sekali lagi dan melakukan perjuangan sengit di seluruh Partai untuk membasmi praktik-praktik yang menentang Partai,” kata KCNA.
Kementerian unifikasi Korea Selatan mengatakan tidak memiliki informasi tentang dugaan kesalahan itu.
Kim terakhir kali menghadiri acara publik pada 22 Oktober yakni melakukan ziarah ke pemakaman tentara Tiongkok yang gugur dalam Perang Korea 1950-53 di Provinsi Pyongyang Selatan.
-
NASIONAL30/10/2026 04:09 WIBDari Kwitang, SDI Himpun Tokoh Penting Demi Indonesia Emas
-
EKBIS30/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas Hingga Sentuh Level 4.979
-
POLITIK30/10/2026 10:00 WIBPKB Minta Pansel KPU-Bawaslu Tunggu RUU Pemilu Rampung
-
RIAU30/10/2026 03:30 WIBLolos Paripurna, Nasib Uang Rakyat Bengkalis 2027 Kini di Tangan Banggar
-
RIAU30/10/2026 04:30 WIBSapu Bersih Narkoba, Petinggi Polres Bengkalis Jalani Tes Urine Mendadak
-
JABODETABEK30/10/2026 11:30 WIBLe Minerale Bantah Danai Aksi Demo di Bundaran HI
-
NUSANTARA30/10/2026 13:30 WIBBMKG Pastikan Musim Hujan 2026 Mundur & Durasinya Disunat
-
EKBIS30/10/2026 10:00 WIBGeopolitik Global Memanas, Pertamina Perkuat Pasokan Minyak Mentah dan BBM
















