Berita
Jenggala Center Dukung Anak JK Laporkan Ferdinand Hutahaean ke Polisi
AKTUALITAS.ID – Jenggala Center mendukung langkah anak mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Muswira Kalla atas laporannya terhadap eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan pengamat politik Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu berkenaan dengan unggahan mereka di media sosial yang dinilai menyinggung Jusuf Kalla. Ketua Jenggala Center Ibnu Munzir mengatakan pihaknya akan […]
AKTUALITAS.ID – Jenggala Center mendukung langkah anak mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Muswira Kalla atas laporannya terhadap eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan pengamat politik Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu berkenaan dengan unggahan mereka di media sosial yang dinilai menyinggung Jusuf Kalla.
Ketua Jenggala Center Ibnu Munzir mengatakan pihaknya akan terus mengawal kasus ini. Ibnu mengklaim, sudah ada 12 Daerah Jenggala Center membuat laporan secara resmi ke kepolisian daerah masing-masing.
“Kemudian, selain itu, kami (Jenggala Center) juga mendapatkan dukungan dan dorongan pihak masyarakat, kurang lebihnya ada 1.685 dukungan terhadap petisi agar kasus ini ditindaklanjuti secara hukum,” ujar Ibnu kepada wartawan, Kamis, (24/12/2020).
Ibnu melanjutkan, perbuatan yang dilakukan oknum seperti ini sangat tidak pantas. Mengingat tuduhan yang disematkan pada JK tidak memiliki bukti-bukti yang kuat. Walaupun oknum yang memfitnah juga mengaku tidak menulis nama secara eksplisit.
Akan tetapi, kata dia, hal ini telah menimbulkan keresahan dan memicu konflik di kalangan masyarakat Indonesia.
“Oleh sebab itu Indonesia sebagai negara demokrasi tentu saja tidak melarang siapa pun untuk menyampaikan pendapat atau pikiran-pikiran sepanjang apa yang disampaikan itu berdasarkan landasan-landasan yang sah atau memiliki teori berdasarkan fakta-fakta,” tegasnya.
Sementara itu, Penasehat Jenggala Center sekaligus Tokoh Senior Partai Golkar, Iskandar Mandji mengatakan, Jenggala Center dalam hal ini mencoba mengakomodir berbagai keresahan bukan untuk keresahan anggota Jenggala yang terafiliasi sebagai keluarga besar JK, tetapi juga melihat reaksi masyarakat luas yang tidak terima JK mendapatkan perlakuan demikian.
“Kita tahu bagaimanapun JK mantan wapres RI, ketua dewan masjid juga ketua palang merah Indonesia, sekaligus tokoh perdamaian. Jika hal ini tidak segera diproses maka akan mengecewakan banyak orang,” katanya.
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 18:47 WIBSeorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Mimika, Ini Kronologinya
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 16:31 WIBKapendam Beberkan Kronologi Penembakan di Mile Post 50
-
NUSANTARA12/02/2026 20:45 WIBSopir Truk Air Bersih Ditembak OTK di Yahukimo, Aparat Lakukan Pengejaran
-
POLITIK12/02/2026 18:30 WIBKomisi I DPR: Pengiriman TNI ke Gaza Sesuai Konstitusi
-
RAGAM12/02/2026 19:30 WIBMUI Tanggapi Potensi Perbedaan Awal Ramadhan
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 19:22 WIBBelum Merata, MBG di Mimika Baru Sentuh 4 dari 18 Distrik
-
POLITIK12/02/2026 22:30 WIBSekjen PKB: Belum Ada Pembicaraan Bakal Cawapres untuk Prabowo
-
NUSANTARA12/02/2026 17:00 WIBBuntut Kasus Narkoba yang Menyeret AKP Malaungi, Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan

















