Berita
Gara-gara Salah Amputasi Kaki, Dokter Bedah Austria Didenda Rp43 Juta
Pengadilan Austria menjatuhkan hukuman denda senilai 2.700 euro atau setara Rp43 juta terhadap seorang dokter bedah yang salah mengamputasi kaki pasien laki-laki lanjut usia. Juru bicara pengadilan Kota Linz, Austria, mengatakan bahwa ahli bedah itu mengakui tindakannya sebagai “human error”. Hakim pun memutuskan dia bersalah karena kelalaian berat dan memberi hukuman denda €2.700 atau Rp51 […]
Pengadilan Austria menjatuhkan hukuman denda senilai 2.700 euro atau setara Rp43 juta terhadap seorang dokter bedah yang salah mengamputasi kaki pasien laki-laki lanjut usia.
Juru bicara pengadilan Kota Linz, Austria, mengatakan bahwa ahli bedah itu mengakui tindakannya sebagai “human error”.
Hakim pun memutuskan dia bersalah karena kelalaian berat dan memberi hukuman denda €2.700 atau Rp51 juta, dengan setengah nominal ditangguhkan.
Terdakwa itu masih bisa mengajukan banding atas keputusan pengadilan ini.
Sementara itu, pasien meninggal dunia sebelum perkaranya sampai ke meja hijau. Pengadilan lantas memberikan €5,000 atau Rp90 juta ditambah bunga sebagai ganti rugi untuk janda pasien.
Ahli bedah itu mengamputasi kaki yang salah saat mengoperasi pasien berusia 82 tahun di Kota Freistadt pada Mei lalu. Ia baru menyadari kesalahan tersebut dua hari setelah operasi.
Ia mengatakan bahwa ada kesalahan dalam rantai kendali di ruang operasi. Usai insiden itu, dia pindah ke klinik lain.
Manajemen institusi yang terlibat mengatakan penyebab kesalahan medis sudah diselidiki. Prosedur internal dan pelatihan juga sudah diberikan.
“Penyebab dan kesalahan medis ini sudah dianalisis secara rinci,” demikian pernyataan resmi institusi itu.
-
JABODETABEK05/05/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jadwal Hujan di Jakarta 5 Mei 2026
-
DUNIA05/05/2026 08:00 WIBDua Rudal Iran Bikin Kapal AS Kocar-Kacir di Selat Hormuz
-
NUSANTARA05/05/2026 11:00 WIBKasus Penyiraman Air Keras Picu Desakan Revisi UU Intelijen
-
JABODETABEK05/05/2026 07:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta, Cek Jadwalnya
-
DUNIA05/05/2026 12:00 WIBKanselir Jerman: Amerika Tak Punya Rudal Cukup
-
POLITIK05/05/2026 10:00 WIBTepi Indonesia: RUU Pemilu Dinilai Sengaja Diperlambat DPR
-
NASIONAL05/05/2026 07:00 WIBMenteri Pigai Batalkan Ide Kontroversial Soal Aktivis HAM
-
EKBIS05/05/2026 09:30 WIBRatusan Saham Berguguran, IHSG Dibuka Anjlok ke 6.968

















