Berita
SMRC Catat Mayoritas Publik Nilai Pemberantasan Korupsi RI Buruk
AKTUALITAS.ID – Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mencatat mayoritas publik menilai pemberantasan korupsi buruk. Hal itu terlihat dari survei yang dilakukan pada 8-16 Desember 2021. Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan responden yang menilai bagus pemberantasan korupsi saat ini tak sampai 30 persen. Dia menyebut sebanyak hanya 25,1 persen yang menilai kondisi saat ini […]
AKTUALITAS.ID – Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mencatat mayoritas publik menilai pemberantasan korupsi buruk. Hal itu terlihat dari survei yang dilakukan pada 8-16 Desember 2021.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan responden yang menilai bagus pemberantasan korupsi saat ini tak sampai 30 persen. Dia menyebut sebanyak hanya 25,1 persen yang menilai kondisi saat ini sedang saja.
“Warga yang menilai kondisi pemberantasan korupsi baik/sangat baik sekitar 28,8 persen, lebih rendah dibanding yang menilai buruk/sangat buruk 41,5 persen,” kata Deni dalam jumpa pers daring, Minggu (26/12/2021).
Survei itu juga mencatat 41,1 persen responden menilai jumlah kasus korupsi saat ini lebih banyak dari tahun lalu. Sebanyak 22,1 persen responden berpendapat kasus korupsi semakin sedikit. Adapun 31,1 persen menilai sama saja.
Meski demikian, SMRC menangkap optimisme publik soal pemberantasan korupsi. Mayoritas responden percaya pemberantasan korupsi membaik tahun depan.
“Warga yang menilai kondisi pemberantasan korupsi setahun ke depan akan baik/sangat baik sekitar 54,8 persen,” ucap Deni.
Selain itu, 43,8 persen responden juga percaya kasus korupsi akan semakin sedikit. Hanya 19,3 persen responden yang meyakini kasus korupsi akan semakin banyak tahun depan.
Survei ini dilakukan dengan melibatkan 2.420 yang dipilih lewat pengambilan sampel acak berjenjang. Sebanyak 2.062 orang responden yang dapat diwawancarai secara valid. Ambang batas kesalahan survei ini kurang lebih 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
RAGAM02/02/2026 14:30 WIBNisfu Syaban 2026: Simak Tanggal dan Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00
-
EKBIS02/02/2026 10:30 WIBMenanti Data Ekonomi RI, Rupiah Senin Ini Konsolidasi di Kisaran Rp16.770 per Dolar AS
-
POLITIK02/02/2026 14:00 WIBPartai Prima Tuding PDIP Ingin Kunci Demokrasi dengan Usulan Ambang Batas
-
EKBIS02/02/2026 09:30 WIBPasar Saham ‘Berdarah’! IHSG Senin Pagi Longsor Tembus ke Bawah 8.000

















