DUNIA
Penolakan Pembebasan Bersyarat Leonard Peltier Memicu Reaksi Kuat usai Dipenjara Hampir 50 Tahun
AKTUALITAS.ID – Komisi Pembebasan Bersyarat AS menolak permohonan Leonard Peltier, aktivis hak penduduk asli Amerika yang telah dipenjara hampir 50 tahun. Peltier (79) yang divonis atas pembunuhan dua agen FBI pada 1975, mengajukan permohonan berdasarkan usianya yang lanjut dan kondisi kesehatannya yang memburuk.
Pengacara Peltier, Kevin Sharp, menyatakan permohonan ini mungkin menjadi kesempatan terakhirnya. Namun, Komisi menjadwalkan sidang sementara pada 2026 dan sidang penuh pada 2039, saat Peltier berusia 94 tahun. Meski demikian, Komisi merekomendasikan agar Biro Penjara meninjau kondisi medis Peltier.
Sharp berencana mengajukan banding atas keputusan tersebut. Dukungan terhadap Peltier datang dari kelompok hak asasi manusia, pemimpin agama, dan anggota parlemen. Namun, penolakan gigih dari penegak hukum AS terus menghalangi upaya pembebasannya.
Kasus Peltier, yang penuh kontroversi, dianggap sebagai simbol perjuangan penduduk asli Amerika melawan ketidakadilan pemerintah federal. Aktivis dan pemimpin suku menegaskan akan terus berjuang demi kebebasan Peltier. (NAUFAL/RAFI)
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
NASIONAL22/08/2026 16:00 WIBDPR: Malaysia & Singapura Jangan Asal Protes Karhutla
-
NASIONAL22/08/2026 17:00 WIBKPK Temukan Dokumen “Hitung-hitungan” Kursi Unsoed
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen
-
DUNIA22/08/2026 15:00 WIBMuslimah Anti-Israel Menang Kursi DPR AS
-
RAGAM22/08/2026 14:00 WIBMisteri Pacar Merah Indonesia

















