Berita
Jelang Pengumuman Menteri Baru Jokowi, Rupiah Mengalami Stagnan
pagi ini rupiah tertekan oleh dolar Selandia Baru, won Korsel, dan peso Filipina
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah jelang pengumuman menteri baru Jokowi yang rencananya diumumkan pagi ini berada di level Rp 14.130. Angka ini tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan posisi penutupan perdagangan Jumat (18/10), namun lebih tinggi jika dibandingkan sehari sebelumnya.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (21/10). Hingga pukul 09.15 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 14.130-14.139.
Pergerakan dolar AS terhadap rupiah selama sepekan terakhir terpantau stagnan. Dolar AS stabil di level Rp 14.100-an. Adapun secara point to point dibandingkan setahun sebelumnya, dolar AS tercatat bergerak di rentang Rp 13.885-15.240.
Dari data RTI, dolar AS tercatat turun 10 poin (0,07%) hari ini ke level Rp 14.135. Meski dolar AS negatif terhadap rupiah pagi ini, namun mata uang Paman Sam lebih banyak ditekan oleh mata uang lainnya.
Dolar AS paling kuat ditekan won Korsel, dolar Selandia Baru, dan peso Filipina pagi ini. Sementara yang berhasil ditekan adalah poundsterling, franc Swiss, dan euro.
Sementara rupiah pagi ini berhasil menguat terhadap poundsterling, franc Swiss, dan baht Thailand. Sebaliknya, pagi ini rupiah tertekan oleh dolar Selandia Baru, won Korsel, dan peso Filipina.
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
NASIONAL27/04/2026 07:00 WIBDPR Dorong PBB Tinjau Ulang Perlindungan Pasukan
-
NASIONAL27/04/2026 10:00 WIBAnak Buruh Pelabuhan Dapat Beasiswa dari Eddy Soeparno
-
DUNIA27/04/2026 12:00 WIBIran Lanjutkan Misi Damai Meski AS Tarik Diri

















