Berita
Prancis: Frekuensi 5G di Jual Mulai Harga 2,17 Miliar Euro.
Spektrum 5G di Prancis akan dijual mulai harga 2,17 miliar Euro.
Prancis baru saja meluncurkan prosedur untuk lisensi frekuensi 5G, setelah spesifikasi yang diajukan regulator telekomunikasi dan kondisi finansial untuk mengajukan izin disetujui.
Mengutip Reuters, Pemerintah Prancis menyatakan sudah menetapkan blok 50MHz seharga US$386 juta dan blok tambahan di 10MHz seharga US$70 juta.
Menteri Muda Perekonomian Prancis, Agnes Pannier-Runacher, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa pemerintah dan regulator telekomunikasi Prancis ARCEP sudah merancang mekanisme yang mengizinkan mereka untuk menjual blok dasar 50MHz kepada operator telekomunikasi.
Berdasarkan aturan tersebut, operator wajib menggelar jaringan di seluruh wilayah Prancis.
“Komitmen jangkauan 5G ini jauh lebih ambisius dibandingkan negara Eropa lainnya, di masa depan akan memperkuat daya saing negara kami,” kata Pannier-Runacher.
Spektrum 5G di Prancis akan dijual mulai harga 2,17 miliar Euro.
Dalam keterangan terpisah, pihak ARCEP (Autorite de Regulation des Communications Electroniques et des Postes) akan menggunakan frekuensi 3,4-3,8GHz dengan total alokasi untuk spektrum 310MHz.
Sementara pembayaran untuk blok 50MHz dapat diangsur dalam 15 tahun dan 10MHz dalam empat tahun.
-
NASIONAL13/04/2026 20:00 WIBKorps Marinir Selalu Siap Jalankan Tugas Negara
-
PAPUA TENGAH13/04/2026 21:00 WIBBRIDA Kabupaten Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat
-
DUNIA13/04/2026 20:30 WIBKetidakpastian Situasi Geopolitik, Jadi Bahasan Prabowo Dengan Putin
-
POLITIK14/04/2026 10:00 WIBNasDem Pastikan Konsolidasi Jalan Meski Ada Kader Pindah
-
NASIONAL14/04/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Energi Bersih Harus Buka Peluang Kerja
-
EKBIS13/04/2026 21:30 WIBDitengah Krisis Global, Indonesia Dapat Perkuat Kedaulatan Energi Baru
-
OLAHRAGA13/04/2026 22:00 WIBSatria Muda dan Hornbills Bersiap Gulingkan Pelita Jaya
-
DUNIA13/04/2026 23:30 WIBInggris Tidak Ikut Berpartisipasi Blokade AS di Selat Hormuz

















