Berita
Kapolda Papua, Senpi Anggota Polsek Beoga Dicuri Orang
Ia warga yang selama ini membantu anggota di Polsek.
AKTUALITAS.ID – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui, adanya senjata api milik anggota Polsek Beoga, Kabupaten Puncak yang dibawa kabur TBO. Ia adalah warga yang selama ini membantu anggota di Polsek.
“Memang Jumat (20/12) dini hari satu pucuk senjata laras panjang jenis AR-15 hilang dari Polsek Beoga,” kata Irjen Pol Waterpauw di Jayapura, Sabtu (21/12).
Insiden ini bukan yang pertama kali terjadi ketika warga setempat yang selama ini dipercaya membantu anggota mengambil senpi yang diduga nantinya diserahkan ke kelompok sipil bersenjata (KSB).
“Ada beberapa insiden di Papua saat senpi hilang karena diambil TBO yang menjadi kepercayaan anggota yang bertugas di pos,” kata Kapolda.
Ketika ditanya tentang apakah senpi yang hilang itu yang digunakan untuk menembak pesawat Smart Avia Star tujuan Timika-Beoga, Kapolda Papua mengaku belum dapat memastikan.
“Saya masih menunggu laporan dari Kapolres Puncak,” aku Irjen Pol Waterpauw seraya berharap anggota tidak lengah hingga menyebabkan senpi hilang.
Sementara itu Kepala Bandara Ilaga Herman Sujito ketika dihubungi ANTARA, mengaku belum dapat memastikan karena tidak bisa mengecek ke Beoga. “Kami belum bisa mengecek ke Beoga karena tidak ada jaringan komunikasi,” kata Herman
-
POLITIK08/06/2026 09:00 WIBPengamat: Saatnya Prabowo Bersihkan Kabinet dari yang Tak Efektif
-
POLITIK08/06/2026 16:03 WIBPengamat Ingatkan Said Iqbal: Buruh Jangan Dijadikan Komoditas Politik
-
EKBIS08/06/2026 11:10 WIBMentan Amran Minta Harga TBS Kembali Normal dan 300 Perusahaan Sawit akan Diperiksa
-
RIAU08/06/2026 12:00 WIBSekolah dan Rumah Warga di Bengkalis Rusak Diterjang Puting Beliung
-
DUNIA08/06/2026 06:45 WIBIran Hujani Israel dengan Rudal
-
NUSANTARA08/06/2026 15:48 WIBPT Permata Sentra Propertindo Laksanakan Eksekusi Lahan Eks Cinde Palembang
-
NUSANTARA08/06/2026 09:15 WIB7 Wilayah di Indonesia Ini Resmi Diterjang Tsunami Pagi Ini
-
POLITIK08/06/2026 17:15 WIBSaid Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden, Pengamat: Pemerintah Bukan Paguyuban

















