Berita
Mahfud Klaim Pemerintah Pusat Beri Keleluasaan Pemda Tangani Corona
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan pemerintah daerah (pemda) mendapat keleluasaan dalam menangani pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Menurutnya kebijakan pusat selama ini selaras dengan daerah dalam penanganan Covid 19. “Pemerintah daerah diberi keleluasaan untuk bergerak di dalam kebijakan itu. Tetapi tetap dengan ritme kekompakan dengan […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan pemerintah daerah (pemda) mendapat keleluasaan dalam menangani pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Menurutnya kebijakan pusat selama ini selaras dengan daerah dalam penanganan Covid 19.
“Pemerintah daerah diberi keleluasaan untuk bergerak di dalam kebijakan itu. Tetapi tetap dengan ritme kekompakan dengan pemerintah pusat seperti yang selama ini,” kata Mahfud, Rabu (1/4/2020).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengingatkan, jangan sampai masyarakat mempunyai pemikiran pemerintah pusat dan daerah tidak kompak saat mengambil keputusan soal penanganan penyebaran virus Corona.
“Jangan mencoba berpikir pemerintah daerah dan pemerintah pusat itu tidak kompak, selama ini sudah kompak. Hanya masyarakat menarasikan secara berbeda beda saja. Sebenarnya sudah kompak,” ujarnya.
Mahfud memastikan komunikasi antara pemerintah pusat dengan kepala daerah terus berjalan dengan baik. Dan semua kepala daerah sejalan dengan pemerintah pusat.
“Semua menyatakan ada di dalam satu komando. Sehingga kita tidak usah terpancing, seakan akan ada pertentangan antara pusat dan daerah,” katanya.
Ia menambahkan bagi kepala daerah yang ingin melakukan karantina wilayah, pemerintah pusat telah menyiapkan payung hukumnya.
“Yang mau karantina sudah ada jalannya dengan cara undang undang PSBB. Pemerintah juga sama sekali tidak merencanakan untuk memberlakukan darurat sipil dalam konteks covid19,” katanya.
-
EKBIS31/05/2026 06:00 WIBDPR: 6 Juta Pekerja di Ujung Tanduk
-
POLITIK31/05/2026 07:00 WIBPDIP Ingat Prabowo Tak Ubah Kurikulum Sembarangan
-
NASIONAL31/05/2026 14:00 WIBPancasila Lahir di Tengah Perdebatan Panas BPUPKI
-
NUSANTARA31/05/2026 11:30 WIBPerwira Mayor TNI AL Ngamuk Hajar Kanit Polisi Sampai Pingsan di Jalanan
-
JABODETABEK31/05/2026 07:30 WIBIni Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Minggu 31 Mei
-
NASIONAL31/05/2026 11:00 WIBMUI Bantah Pernyataan Bahlil Soal Kurban Wajib
-
JABODETABEK31/05/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta Hari Ini: Berawan dari Pagi hingga Malam
-
DUNIA31/05/2026 12:00 WIBParlemen Ghana Sahkan Hukuman Berat untuk LGBTQ