Berita
Selama PSBB, Anies: Berkumpul Lebih dari 5 Orang Ditindak
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan bahwa perkumpulan warga lebih dari lima orang di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), akan ditindak. Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, DKI, sudah berkoordinasi dengan Polda Metro, juga Kodam Jaya, untuk sama-sama menindak mulai Jumat, 10 April 2020. “Kegiatan-kegiatan di luar ruangan maksimal lima […]
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan bahwa perkumpulan warga lebih dari lima orang di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), akan ditindak. Menurut Anies yang juga mantan Mendikbud ini, DKI, sudah berkoordinasi dengan Polda Metro, juga Kodam Jaya, untuk sama-sama menindak mulai Jumat, 10 April 2020.
“Kegiatan-kegiatan di luar ruangan maksimal lima orang. Di atas lima orang, tidak diizinkan, dan kami akan mengambil tindakan tegas,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, (7/4/2020).
Anies menyampaikan, tindakan tegas, harus diambil supaya pencegahan penularan Covid-19, bisa lebih efektif. Hingga Selasa ini, Covid-19 yang diakibatkan virus corona dari Wuhan, China, sudah menewaskan setidaknya 133 orang di ibu kota.
“Kita tidak akan melakukan pembiaran dan kita tidak akan membiarkan kegiatan berjalan yang bila itu berpotensi terjadi penularan,” ujar Anies.
Anies juga mengemukakan, aturan yang menjadi dasar hukum penegakan ketentuan-ketentuan selama PSBB, ditargetkan rampung Rabu esok, 8 April 2020. DKI lalu akan menyosialisasikan hingga Kamis, 9 April 2020 dan PSBB diterapkan efektif minimal dua pekan sejak Jumat.
“Jajaran Pemprov, kepolisian, dan TNI, akan melakukan kegiatan penertiban dan juga memastikan bahwa seluruh ketentuan PSBB diikuti oleh seluruh masyarakat. Jadi kegiatan patroli akan ditingkatkan,” ujar Anies.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan DKI Jakarta akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagaimana digariskan Keputusan Menteri Kesehatan efektif mulai hari Jumat, 10 April 2020. Anies menyampaikan secara prinsip, selama ini DKI Jakarta sudah melaksanakan pembatasan-pembatasan itu.
“Mulai dari seruan untuk bekerja di rumah, menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengalihkan belajar di rumah, menghentikan kegiatan peribadatan mengganti di rumah, pembatasan transportasi, semua sudah kita lakukan selam 3 minggu ini,” kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 7 April 2020.
-
OTOTEK25/09/2026 13:30 WIBBegini Cara Pakai 1 Nomor WhatsApp di 2 HP Sekaligus Tanpa Logout
-
JABODETABEK25/09/2026 23:00 WIBGeger! Siswa Kelas VII Diduga Jadi Korban Kekerasan
-
NASIONAL25/09/2026 14:00 WIBEks Staf Yaqut Bongkar Setoran 1 Juta Dolar AS ke Nusron Wahid
-
DUNIA25/09/2026 15:00 WIBIran: Perang Bisa Meluas hingga Samudra Hindia
-
RAGAM25/09/2026 22:00 WIBTNI AU Bidik 3 Pesawat Tanker Raksasa A330 MRTT
-
NASIONAL25/09/2026 17:00 WIBDaniel Johan: Petani Adalah Penjaga Pangan Bangsa
-
POLITIK25/09/2026 15:45 WIBPuadi: Gagasan Mahasiswa Bisa Perkuat Kewenangan dan Kelembagaan Bawaslu
-
POLITIK25/09/2026 19:35 WIBBawaslu Berharap Gagasan Mahasiswa dalam Debat Bisa Perkuat Literasi Pemilu

















