Berita
China Sebut AS Lalaikan Tanggung Jawab Pencegahan Wabah Virus Corona
China menuduh Amerika Serikat sengaja menyerang Tiongkok untuk mengalihkan perhatian atas penanganan wabah virus corona di negaranya sendiri. Hal itu diungkapkan setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah akan terus melakukan investigasi agar China bertanggung jawab terhadap pandemi virus corona yang melanda dunia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menganggap tuduhan itu sebagai kebohongan […]
China menuduh Amerika Serikat sengaja menyerang Tiongkok untuk mengalihkan perhatian atas penanganan wabah virus corona di negaranya sendiri.
Hal itu diungkapkan setelah Presiden AS Donald Trump bersumpah akan terus melakukan investigasi agar China bertanggung jawab terhadap pandemi virus corona yang melanda dunia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menganggap tuduhan itu sebagai kebohongan besar.
“Mereka hanya memiliki satu tujuan: melalaikan tanggung jawab atas tindakan pencegahan dan pengendalian epidemi yang buruk, dan mengalihkan perhatian publik,” kata Geng kepada wartawan dalam jumpa pers, Selasa (28/4) seperti dikutip dari AFP.
Menurut dia, alangkah lebih baik politisi AS merenungkan masalah mereka sendiri dan menemukan cara untuk mengatasi wabah secepat mungkin.
Sebelumnya Trump meyakini China seharusnya bisa bertindak lebih responsif dalam memutus penyebaran virus ketika terjadi wabah di Wuhan pada awal tahun ini.
AS bersama Australia menyerukan penyelidikan tentang bagaimana Covid-19 yang awalnya epidemi di China menjadi pandemi yang telah menewaskan lebih dari 200 ribu orang di seluruh dunia. Wabah itu juga memaksa miliaran orang mengisolasi diri serta memporak-porandakan ekonomi global.
“Politisi Amerika telah berulang kali mengabaikan kebenaran dan mengatakan kebohongan tanpa alasan,” ujar Geng.
Dalam kesempatan itu, China juga membela duta besar untuk Australia yang telah mengancam akan memboikot Negeri Kanguru sebagai respons atas desakan penyelidikan asal mula virus corona.
Australia meminta duta besar Tiongkok menjelaskan komentar boikot tersebut. Namun Beijing membela diplomat itu.
“Pernyataan oleh duta besar Tiongkok itu sebagai tanggapan atas pernyataan keliru yang dibuat oleh pihak Australia baru-baru ini, yang telah membangkitkan kekecewaan rakyat Tiongkok dan kemungkinan berdampak pada hubungan bilateral,” kata Geng.
Dia berharap negara-negara lain mau bekerja sama dengan China dan saling percaya satu sama lain dalam memerangi virus corona.
-
DUNIA09/08/2026 18:00 WIBWisata Helikopter di Rio Berakhir Maut
-
NASIONAL09/08/2026 18:31 WIBPengamat RSI: Tim Pelapis Timnas Indonesia Jauh dari Standar
-
NUSANTARA09/08/2026 19:00 WIBPenembakan Misterius Guncang Festival Budaya Lembah Baliem
-
RAGAM09/08/2026 14:00 WIBSikat Gigi Jadi Bom Waktu Lingkungan
-
DUNIA09/08/2026 15:00 WIBIntel AS Bocorkan Skenario Putin Serang NATO
-
NUSANTARA09/08/2026 16:00 WIBApi Liar Melahap 118 Hektare di Bangka Tengah
-
POLITIK10/08/2026 06:00 WIBSurvei IPO: Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Menteri Terbaik
-
OASE10/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Gunung Akan Hancur di Hari Kiamat