Connect with us

DUNIA

Turis China Serang PSK Usai Tahu Pasangannya Transgender

Aktualitas.id -

Ilustrasi kekerasan penganiayaan.AKTUALITAS.ID/Ahmad

AKTUALITAS.ID – Seorang turis pria asal China diduga melakukan penyerangan brutal terhadap pekerja seks komersial (PSK) di sebuah hotel kawasan Pattaya, Thailand, setelah mengetahui korban yang semula dikiranya perempuan ternyata merupakan perempuan transgender. Akibat serangan itu, korban mengalami sejumlah luka sayatan dan harus menjalani perawatan medis.

Korban diidentifikasi sebagai Bell Aphisara (25), seorang perempuan transgender yang mengaku telah menyepakati layanan seksual berbayar senilai 2.000 baht dengan pria tersebut pada Minggu (25/5/2026). Namun situasi berubah menjadi kekerasan setelah pelaku mengetahui identitas biologis korban.

Menurut keterangan korban, pelaku mendadak marah dan mulai merusak barang-barang di dalam kamar hotel sebelum menggunakan pecahan kaca untuk menyerangnya.

“Tersangka menjadi marah dan melakukan kekerasan setelah mengetahui korban secara biologis adalah laki-laki,” demikian laporan Reuters, dikutip Kamis (28/5/2026).

Korban mengalami sejumlah luka akibat pecahan kaca dan dilaporkan membutuhkan banyak jahitan. Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat berteriak meminta korban meninggalkan kamar, sementara korban turun dari tempat tidur dengan wajah berlumuran darah.

Perempuan transgender lain di sekitar lokasi disebut mendengar teriakan korban dan masuk ke kamar hotel. Mereka menemukan korban dalam kondisi terluka di atas tempat tidur, sedangkan pelaku masih berada di lokasi.

Resepsionis hotel mengatakan korban kemudian turun ke lantai bawah dalam kondisi berlumuran darah dan dibantu dua rekannya menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat petugas kepolisian tiba di lokasi di kawasan Pattaya South Soi 9, kamar hotel telah terkunci dan pelaku tidak ditemukan di tempat kejadian. Polisi menduga pria tersebut melarikan diri melalui tangga darurat sambil membawa barang pribadinya.

Penyelidik menemukan seprai berlumuran darah, cermin pecah, botol kaca hancur, serta barang-barang berserakan di dalam kamar hotel.

“Rekaman CCTV segera ditinjau untuk mencoba melacak tersangka,” kata seorang petugas kepolisian setempat.

Hingga Kamis (28/5/2026), polisi masih memburu pelaku dan menyelidiki motif serta kronologi lengkap penyerangan tersebut. (Purnomo)

TRENDING

Exit mobile version