Berita
Akibat Pandemi Corona, Pilkada 2020 di Jawa Barat Ditunda
AKTUALITAS.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tingkat Kabupaten Kota di Jawa Barat ditunda akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Ditargetkan, tahapan Pilkada 2020 di sembilan daerah itu bakal digelar pada Desember 2020. Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gusus Tugas Covid 19 Jabar Dani Ramdan menjelaskan, penundaan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Nomor […]
AKTUALITAS.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tingkat Kabupaten Kota di Jawa Barat ditunda akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Ditargetkan, tahapan Pilkada 2020 di sembilan daerah itu bakal digelar pada Desember 2020.
Ketua Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gusus Tugas Covid 19 Jabar Dani Ramdan menjelaskan, penundaan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 179/2020 dan Surat Edaran Nomor 8/2020.
“Telah ditetapkan adanya penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati atau pun wali kota untuk 2020 selama tiga bulan, jadi yang rencana pemilihan dilaksanakan bulan September, rencananya bulan Desember, tentu hal ini pun dengan memperhatikan perkembangan (covid-19),” ujar Dani yang juga Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Provinsi Jabar, di Gedung Sate Kota Bandung Jawa Barat, Rabu, (29/4/2020).
Kemudian, lanjut Dani, terdapat tahapan Pilkada yang seharusnya dipaksanakan sejak Maret hingga April yaitu pelantikan PPS, verifikasi syarat dukungan perseorangan, pembentukan PPDP serta Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dan pemuktahiran data.
“Ini ditunda. Meski demikian ada lima kabupaten di Jabar ada yang sudah keburu pelantikan PPS, sedangkan empat kabupaten belum melaksanakan pelantikan. Untuk verifikasi calon perseorangan, kalau untuk verifikasi administratif bisa dilakukan, tapi untuk verifikasi lapangan atau fisik ini yang ditunda seluruhnya,” ujarnya.
Selain tahapan, pencairan dana hibah dari masing-masing Pemda kepada KPU setempat pun terpaksa harus ditunda. “Adapun untuk pendanaan, sudah ada surat Mendagri bahwa bagi kabupaten kota yang sudah menyalurkan dana hibah ke KPU dan sudah digunakan sebelum surat penundaan ini tetap dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan,” katanya.
Dia menambahkan, “Kalau masih ada sisa tetap tidak bisa dibelanjakan, tetap disimpan di rekening KPU, untuk tahap berikutnya ditunda pencairannya sampai ada pencabutan penundaan ini, jadi praktis semua kegiatan ditunda dan pemilihan targetnya di Desember.”
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
POLITIK20/09/2026 10:00 WIBMenteri ATR/BPN Ternyata Sudah Lama Cabut dari Pengurus Golkar
-
NUSANTARA19/09/2026 23:00 WIBBelum Sempat Isi Solar, Sopir Truk Meninggal
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang
-
OASE20/09/2026 05:00 WIB8 Ayat Al-Qur’an Ini Bongkar Kunci Hidup Sehat Bebas Penyakit
-
POLITIK20/09/2026 06:00 WIBPKB Buka Pintu PT 5 Persen untuk Pemilu 2029