Berita
Sejak Februari, Italia Catat Penurunan Tajam Kasus Baru Corona
Kasus baru virus corona di Italia terus menunjukkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Italia bahkan pada Senin (25/5) mencatatkan penurunan harian terendah sejak 29 Februari. Dikutip dari CNN, Badan Perlindungan Sipil Nasional mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, jumlah kasus aktif juga turun 2,29% menjadi 55.300 pada Senin. Sementara jumlah pasien dalam perawatan intensif ada 541 setelah […]
Kasus baru virus corona di Italia terus menunjukkan penurunan dalam beberapa hari terakhir. Italia bahkan pada Senin (25/5) mencatatkan penurunan harian terendah sejak 29 Februari.
Dikutip dari CNN, Badan Perlindungan Sipil Nasional mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, jumlah kasus aktif juga turun 2,29% menjadi 55.300 pada Senin.
Sementara jumlah pasien dalam perawatan intensif ada 541 setelah berkurang 12 dalam 24 jam terakhir. Italia juga melaporkan 92 kematian, sehingga jumlah total menjadi 32.877.
Menurut penghitungan Johns Hopkins University, hingga saat ini terdapat 230.158 kasus virus corona di negara itu.
Italia tidak lagi berada di urutan teratas negara dengan kasus terbanyak setelah disalip Brasil, Rusia, dan juga Inggris.
Pemerintah Italia memang telah melonggarkan kebijakan pembatasan pergerakan termasuk penguncian wilayah (lockdown) setelah tren kasus baru corona menurun.
Pemerintahan Perdana Menteri Giuseppe Conte mulai mengizinkan warga menghadiri pesta pernikahan hingga upacara pemakaman asalkan mereka mematuhi serangkaian pedoman kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak antar sesama manusia.
Pemerintah Italia membolehkan lebih dari 800 ribu kegiatan komersil untuk beroperasi kembali setelah ditutup sejak 9 Maret lalu.
Gereja Basilika Santo Petrus di Vatikan mulai membuka pintunya kembali untuk pengunjung setelah dua bulan ditutup.
Untuk dapat mempertahankan tren ini, pejabat Italia mengusulkan pembentukan korps sukarelawan. Pasukan yang terdiri atas 60.000 asisten sipil ini akan mengingatkan warga dalam mematuhi protokol pencegahan virus corona.
Rencananya sukarelawan ini akan diisi oleh kalangan pensiunan dan pengangguran.
Dikutip dari AFP, mereka akan mengingatkan masyarakat tentang aturan jaga jarak maupun mengenakan masker di kawasan ramai seperti pantai, taman, dan jalan-jalan kota.
-
OASE09/08/2026 05:00 WIBAlquran Jadi Obat Segala Penyakit
-
DUNIA09/08/2026 12:00 WIBKanada Deportasi WN India Terbanyak dalam Sejarah
-
DUNIA09/08/2026 09:00 WIBKorea Selatan Dipanggang Gelombang Panas 37 Derajat
-
NASIONAL09/08/2026 06:00 WIBDPR Buka Jalan Hukum bagi Orang Tua Korban MBG
-
NUSANTARA09/08/2026 07:00 WIBBromo Membara, Tiket Wisata Bisa Refund
-
NUSANTARA09/08/2026 11:00 WIBLava Gunug Merapi Meluncur 1,9 KM
-
NASIONAL09/08/2026 10:00 WIBMenteri LH Janji Indonesia Bebas Plastik Setahun
-
NASIONAL09/08/2026 09:00 WIBEddy Soeparno: Sidang Tahunan MPR 2026 Tanpa Baju Adat

















