Berita
Redam Penyebaran Corona, Argentina Perpanjang Lockdown Hingga 7 Juni
Pemerintah Argentina memutuskan memperpanjang penguncian wilayah (lockdown) hingga 7 Juni mendatang untuk meredam penyebaran virus corona (Covid-19). Keputusan itu disampaikan Presiden Argentina, Alberto Fernandez, yang disiarkan di televisi pada Sabtu (23/5) malam. Fernandez mengatakan meskipun upaya karantina dinilai berhasil dan 19 provinsi belum melaporkan lagi kasus baru, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Fernandez […]
Pemerintah Argentina memutuskan memperpanjang penguncian wilayah (lockdown) hingga 7 Juni mendatang untuk meredam penyebaran virus corona (Covid-19).
Keputusan itu disampaikan Presiden Argentina, Alberto Fernandez, yang disiarkan di televisi pada Sabtu (23/5) malam.
Fernandez mengatakan meskipun upaya karantina dinilai berhasil dan 19 provinsi belum melaporkan lagi kasus baru, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Fernandez mengatakan daerah padat penduduk seperti Buenos Aires terus mengalami lonjakan kasus sejak negara itu melonggarkan pembatasan lebih dari dua pekan lalu.
Dilansir CNN, Senin (25/5), Fernandez meminta masyarakat yang tinggal di provinsi dengan potensi penularan yang tinggi untuk tetap melakukan lockdown.
Saat ini, Argentina berada dalam tahap keempat dari fase pelonggaran lockdown, dan secara bertahap menuju pembukaan kembali negara itu.
Argentina melaporkan 11.353 kasus virus corona dan 445 kematian pada hari Minggu, menurut data dari pejabat Departemen Kesehatan setempat.
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
NASIONAL27/04/2026 07:00 WIBDPR Dorong PBB Tinjau Ulang Perlindungan Pasukan