Berita
Ingin Kuliah Tatap Muka Buka Lagi, Wapres: Harus Patuhi 3 Syarat ini
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai bahwa pandemi COVID-19 adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang mandiri. Dia mengakui pandemi menyebabkan perubahan dalam cara beraktivitas dan berinteraksi dalam proses bisnis ataupun belajar mengajar. “Situasi pandemi ini merupakan momentum paling tepat untuk membangun kemandirian,” kata Maruf Amin lewat video conference dari kediaman […]
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai bahwa pandemi COVID-19 adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang mandiri. Dia mengakui pandemi menyebabkan perubahan dalam cara beraktivitas dan berinteraksi dalam proses bisnis ataupun belajar mengajar.
“Situasi pandemi ini merupakan momentum paling tepat untuk membangun kemandirian,” kata Maruf Amin lewat video conference dari kediaman resmi Wapres di Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (21/7/2020).
Ma’ruf meminta proses pendidikan seperti kuliah tatap muka menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses perkuliahan secara tatap muka menurutnya bisa dilakukan pada wilayah di mana kampusnya memenuhi prasyarat yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).
Prasyarat pertama, katanya, penularan virus di wilayah tersebut sudah terkendali, ditunjukkan dengan rasio penyebaran dalam satu wilayah berada di bawah satu selama dua minggu berturut-turut. Kemudian, prasyarat kedua, di wilayah tersebut tersedia layanan dan sistem kesehatan untuk menangani kasus COVID-19.
“Prasyarat ketiga adalah wilayah tersebut memiliki kemampuan dalam melakukan pelacakan yang ditandai dengan kecukupan jumlah pelaksanaan tes,” ujar Wapres.
Ma’ruf berpesan, selain ketiga syarat yang ditetapkan oleh WHO, perubahan perilaku masyarakat juga merupakan faktor penting dalam pelaksanaan proses perkuliahan tatap muka. Setiap individu katanya harus melaksanakan potokol kesehatan yang ketat dalam setiap kegiatan di dalam kampus.
Seperti termasuk kewajiban memakai masker, melakukan physical distancing dan tersedia fasilitas untuk mencuci tangan. Semua hal itu menurutnya menjadi kunci, mengingat kampus adalah tempat berkumpulnya banyak mahasiswa dan dosen yang berasal dari berbagai daerah.
“Mencermati perkembangan pandemi COVID-19 saat ini, serta mengingat belum ditemukannya vaksin Covid-19, saya membayangkan kita masih membutuhkan waktu sehingga proses perkuliahan tatap muka dapat berjalan seperti sedia kala,” kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu.
-
FOTO30/04/2026 19:02 WIBFOTO: KKP Perkenalkan Aplikasi Rekrutmen Awak Kapal
-
OTOTEK30/04/2026 13:30 WIBPeneliti: Suara Gempa Langit Bukan dari Bumi
-
NASIONAL30/04/2026 14:00 WIBEddy Soeparno: Krisis Iklim Setara Ancaman Global Besar
-
NUSANTARA30/04/2026 14:30 WIBWarga Bengkulu Hakimi Penculik Anak hingga Tewas
-
FOTO30/04/2026 17:17 WIBFOTO: Momen Sertijab Menteri KLH Jumhur Hidayat
-
POLITIK30/04/2026 13:00 WIBMenko Yusril Usul Parpol Wajib 13 Kursi DPR Baru Bisa Punya Fraksi
-
PAPUA TENGAH30/04/2026 16:00 WIBDisdukcapil Mimika Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Reformasi Administrasi Kependudukan
-
OLAHRAGA30/04/2026 22:30 WIBRekor Top Speed Moto3 di Jerez, Berhasil Dipecahkan Veda Ega Pratama

















