Berita
Prodia Jadi Laboratorium Swasta Pertama di Indonesia yang Gunakan Alat Automasi dari PerkinElmer
AKTUALITAS.ID – Direktur Utama Prodia Widyahusada, Dewi Muliaty, mengatakan akan mendukung upaya pemerintah dalam memutuskan mata rantai virus Corona (Covid-19). Salah satunya menjalankan kebutuhan dan permintaan atas pemeriksaan RT-PCR Covid-19. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menangani pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” ungkapnya kepada aktualitas.id, Jumat (24/7/2020). Dirinya menjelaskan, untuk melakukan pemeriksaan RT-PCR […]
AKTUALITAS.ID – Direktur Utama Prodia Widyahusada, Dewi Muliaty, mengatakan akan mendukung upaya pemerintah dalam memutuskan mata rantai virus Corona (Covid-19). Salah satunya menjalankan kebutuhan dan permintaan atas pemeriksaan RT-PCR Covid-19.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menangani pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” ungkapnya kepada aktualitas.id, Jumat (24/7/2020).
Dirinya menjelaskan, untuk melakukan pemeriksaan RT-PCR Prodia menggunakan alat otomatis dari PerkinElmerdari PerkinElmer di laboratorium pusat rujukan nasional dan laboratorium rujukan regional Prodia. Nantinya, lanjut Dewi, Prodia menargetkan jumlah pemeriksaan PCR Covid-19 lebih dari 1.000 sampel per hari.
“Keunggulan penggunaan PerkinElmer
untuk pemeriksaan PCR COVID-19 diantaranya dapat mempercepat hasil tes karena proses prosedur RT-PCR dikerjakan secara otomatis, serta meminimalkan risiko kesalahan kerja dibandingkan prosedur manual.Semakin banyak jumlah sampel yang diperiksa, maka diharapkan semakin cepat pula penanganan kasus konfirmasi positif Covid-19,” jelasnya.
Sementara itu, Specialty dan Research Laboratory Manager Prodia, Miswar Fattah mengatakan, pemeriksaan sampel Covid-19 secara otomatis ini dapat mempercepat Turn Around Time (TAT) atau waktu selesai hasil pemeriksaan hingga 20 persen.
“Dengan alat ini pelanggan dapat mengetahui hasil pemeriksaan RT-PCR Covid-19 dalam waktu kurang lebih 1-2 hari setelah spesimen diterima di laboratorium rujukan.,”ungkapnya.
Menurut Miswar, hasil pemeriksaan dengan TAT yang lebih cepat akan membantu pengelolaan pasien suspek COVID-19 dengan lebih cepat, kebutuhan penegakan diagnosis untuk proses pemakaman jenazah,penentuan penanganan pasien yang akan dioperasi, dan persyaratan perjalanan misalnya untuk penerbangan.
“Kami telah melakukan rangkaian studi evaluasi yang komprehensif terhadap penggunaan alat otomatis PerkinElmer. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa sensitivitas alat ini sangat baik untuk menegakkan diagnosis Covid-19 pada specimen swab nasofaring/orofaring dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, PerkinElmer sudah digunakan oleh Public Health Wales untuk pemeriksaan Covid-19 secara nasional di Wales, UK.
Pemeriksaan sampel Covid-19 dengan PerkinElmer merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara otomatis sehingga mengurangi proses kerja secara manual di laboratorium. Saat ini, Prodia telah menyediakan alat PerkinElmer untuk pemeriksaan PCR Covid-19 di Laboratorium Pusat Rujukan Nasional di Jakarta dan Laboratorium Rujukan Regional Prodia yang berada di Makassar, Surabaya, dan segera menyusul di Medan.
-
FOTO25/04/2026 08:51 WIBFOTO: Golkar Peringati Refleksi Paskah Nasional 2026
-
PAPUA TENGAH24/04/2026 22:00 WIBPemantauan Kasus Kekerasan di Puncak Diperkuat
-
NASIONAL25/04/2026 13:00 WIBPeringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
-
OLAHRAGA24/04/2026 23:00 WIBTaklukan Phonska di Leg Pertama Final Proliga, JPE Buka Kans Juara
-
EKBIS25/04/2026 09:32 WIBHarga Emas Antam Naik Rp20.000 Jadi Rp2,825 Juta/Gr
-
RAGAM25/04/2026 12:00 WIBGelar Puteri Indonesia 2026, Resmi Disandang Agnes Aditya Rahajeng
-
RIAU25/04/2026 16:45 WIBPerangi Narkoba, Provinsi Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba
-
OASE25/04/2026 05:00 WIBKopi Dalam Khazanah Islam: “Si Hitam yang Penuh Keistimewaan”

















