Berita
Tolak Pengosongan Lahan di Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga: Bayar Dulu
AKTUALITAS.ID – Sengketa lahan antara warga dengan pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort belum tuntas. Warga menolak mengosongkan lahan yang akan dijadikan untuk pembangunan sirkuit MotoGP karena belum dibayar. “Tanah kami belum dibayar, sampai kapan pun kami tetap menolak untuk mengosongkan lahan tersebut,” ujar Arifin Tomy selaku […]
AKTUALITAS.ID – Sengketa lahan antara warga dengan pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort belum tuntas. Warga menolak mengosongkan lahan yang akan dijadikan untuk pembangunan sirkuit MotoGP karena belum dibayar.
“Tanah kami belum dibayar, sampai kapan pun kami tetap menolak untuk mengosongkan lahan tersebut,” ujar Arifin Tomy selaku perwakilan warga Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, saat menolak rencana pengosongan lahan oleh PT ITDC, Senin (24/8/2020), seperti dilansir Antara.
ITDC hendak menggusur karena mengklaim memiliki hak pengelolaan lahan (HPL). Sementara warga yang telah memiliki sertifikat atas tanah tersebut tetap menolak mengosongkan lahan sebelum lunas dibayar.
“Untuk harga kami tergantung hasil negosiasi dan hasil appraisal. Luas tanah saya itu 1,75 hektare di dua lokasi,” katanya.
“Kalau belum dibayar, kami tetap akan melakukan penolakan pengosongan lahan,” imbuhnya.
Hal yang sama disampaikan kuasa keluarga dari pemilik lahan, Zabur. Dia mengatakan warga berkumpul melakukan penghadangan terkait dengan adanya surat dari ITDC untuk pengosongan lahan.
“Sekitar 11 warga yang diminta untuk mengosongkan lahan, namun luasnya semua saya kurang tahu,” jelasnya.
Sebelumnya pihak ITDC telah melayangkan surat pertama perihal pengosongan lahan kepada warga. Di mana lahan-lahan seluas 1.175 hektare di KEK diberikan oleh negara untuk dikelola oleh ITDC yang akan digunakan salah satunya untuk penyelenggaraan event otomotif berskala internasional.
Hingga berita ini diturunkan pihak ITDC belum dapat dikonfirmasi terkait sengketa lahan dengan warga tersebut.
-
POLITIK01/10/2026 19:00 WIBTiga Nama Besar Terpental dari Kabinet, Tak Dapat Jatah Baru
-
DUNIA01/10/2026 15:00 WIBMojtaba Khamenei Mulai Bersih-Bersih Militer Iran
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL01/10/2026 16:00 WIBMulai 5 Oktober, Duit Insentif SPPG MBG Berubah Total
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
DUNIA01/10/2026 18:00 WIBQatar Terang-Terangan Cap Netanyahu Penjahat Perang