Berita
Maju Lewat Perseorangan, Cabup Lamongan Suhandoyo Dipecat PDIP
AKTUALITAS.ID – Maju sebagai cabup dari jalur perseorangan atau independen, PDIP memecat keanggotaan salah seorang kader di Lamongan. Surat pemecatan tersebut ditandatangani langsung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Daniel Rohi membenarkan jika salah satu kader mereka, Suhandoyo yang kini maju mencalonkan diri sebagai Cabup Lamongan dari jalur perseorangan dipecat dari keanggotaan […]
AKTUALITAS.ID – Maju sebagai cabup dari jalur perseorangan atau independen, PDIP memecat keanggotaan salah seorang kader di Lamongan. Surat pemecatan tersebut ditandatangani langsung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Daniel Rohi membenarkan jika salah satu kader mereka, Suhandoyo yang kini maju mencalonkan diri sebagai Cabup Lamongan dari jalur perseorangan dipecat dari keanggotaan PDIP. SK pemecatan tersebut, menurut Daniel, ditandatangani langsung oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
“Partai itu punya aturan, bahwa setiap kader harus tunduk dan taat kepada aturan partai. Maka sebagai kader partai (PDIP, red) harus tunduk dan patuh serta mendukung sekaligus mengamankan keputusan tersebut,” kata Daniel Rohi usai mengikuti Rakercabsus DPC PDIP Lamongan, Minggu (4/10/2020).
Dalam konteks Pilkada Lamongan, lanjut Daniel, jika ada kader yang mendukung calon lain atau mencalonkan diri, yang bersangkutan bisa dikatakan melakukan pembangkangan terhadap partai. Sanksi berupa pemecatan tersebut, kata Daniel, sudah dibuat melalui tahapan. “Ketika beliau mendaftarkan diri dan berbeda dengan garis partai ya harus didisiplinkan, sanksi disiplin itu ya pemecatan tersebut,” tandasnya.
Daniel menyebut, sanksi pemecatan dari keanggotaan partai untuk tingkat Jatim baru terjadi di Lamongan dan untuk daerah lainnya belum ada. Partai, sudah memutuskan untuk mengusung pasangan Kartika Hidayati – Saim sehingga kader harus tegak lurus mengamankan keputusan partai.
“Maka sebagai kader partai, harus tunduk dan patuh serta mendukung sekaligus mengamankan keputusan tersebut,” tandas Daniel.
Sementara Ketua DPC PDIP Lamongan, Sa’im mengungkapkan, dengan diberhentikannya Suhandoyo, dia berharap tidak memunculkan kemungkinan-kemungkinan. Partai memiliki aturan dan semua kader wajib mentaati aturan tersebut. “Sampai saat ini, kader dan pengurus PDI Perjuangan Lamongan masih solid untuk mengamankan keputusan partai,” tegasnya.
Untuk diketahui, Suhandoyo dalam Pilkada Lamongan kali ini maju sebagai cabup dari jalur independen atau perseorangan dan berpasangan dengan Astiti Suwarni, istri dari Kepala Dinas Pendidikan Jatim. Suhandoyo merupakan salah satu wajah lama yang selalu tampil dalam Pemilihan Kepala Daerah Lamongan sejak pilkada tahun 2010.
Di internal PDIP, Suhandoyo juga pernah menjabat sebagai ketua DPC PDIP Lamongan dan beberapa kali menjadi anggota DPRD Lamongan. Terakhir, Suhandoyo juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim periode 2014-2019.
-
EKBIS11/05/2026 10:30 WIBSenin Kelabu: Rupiah Terjun Bebas Dihantam Dolar AS
-
FOTO11/05/2026 22:18 WIBFOTO: Grace Natalie Beberkan Tak Ada Masalah dengan JK
-
EKBIS11/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Hari Ini
-
NUSANTARA11/05/2026 12:30 WIBKiai Diduga Cabul Tolak Minggat, Warga Mesuji Ngamuk Bakar Pesantren
-
POLITIK11/05/2026 13:00 WIBAHY: Tekanan Politik Justru Bikin Demokrat Semakin Kuat
-
NASIONAL11/05/2026 10:00 WIBDPR Minta Pelayanan Jamaah Haji Tak Asal-Asalan
-
POLITIK11/05/2026 11:00 WIBBagja Ajak Advokat hingga Akademisi Benahi Pemilu
-
NUSANTARA11/05/2026 14:30 WIBMahasiswa ITB Hilang di Jalur Pasir Kuda Gunung Puntang

















