EKBIS
Senin Kelabu: Rupiah Terjun Bebas Dihantam Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah kembali tak berdaya menghadapi keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS). Memasuki awal pekan perdagangan Senin (11/5/2026), mata uang Garuda lagi-lagi terjerembab ke zona merah di tengah tekanan global yang menghantam mayoritas mata uang Asia.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka melemah 6 poin atau 0,03 persen ke posisi Rp17.388 per dolar AS di pasar spot. Pada saat bersamaan, indeks dolar AS justru menguat 0,17 persen ke level 98.963.
Tekanan terhadap rupiah terus membesar seiring berjalannya perdagangan pagi. Hingga pukul 09.50 WIB, rupiah makin terpuruk ke level Rp17.417 per dolar AS atau melemah 35 poin setara 0,20 persen dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.382 per dolar AS.
Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di kisaran Rp17.370 per dolar AS pada waktu yang sama, menandakan volatilitas pasar yang masih sangat tinggi.
Bukan hanya rupiah yang babak belur. Mayoritas mata uang Asia juga berguguran di hadapan dolar AS yang kembali menunjukkan taringnya.
Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan paling dalam di Asia setelah anjlok 0,73 persen. Tekanan juga menghantam baht Thailand yang ambruk 0,56 persen dan peso Filipina yang terkoreksi 0,55 persen.
Yen Jepang ikut tertekan 0,26 persen, sementara ringgit Malaysia tergelincir 0,16 persen. Dolar Singapura melemah 0,11 persen dan dolar Hong Kong turun tipis 0,006 persen.
Di tengah badai pelemahan mata uang Asia, yuan China justru tampil sebagai yang terkuat setelah naik 0,05 persen terhadap dolar AS. Dolar Taiwan juga mencatat penguatan tipis sebesar 0,04 persen.
Analis menilai penguatan dolar AS dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar global terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat serta derasnya arus dana keluar dari pasar negara berkembang.
Kondisi ini membuat tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih belum akan mereda dalam waktu dekat, terlebih saat pasar keuangan domestik juga dibayangi pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini. (Firman/Mun)
-
OTOTEK10/05/2026 17:30 WIBALVA Studio Indy Bintaro Fasilitas Motor Listrik Terpadu
-
OLAHRAGA10/05/2026 16:00 WIBUsai Insiden di Spa-Francorchamps, Sean Gelael Finis P14
-
NASIONAL10/05/2026 13:00 WIBRektor IPB Tegaskan Kampus Tak Kelola SPPG Program MBG
-
DUNIA10/05/2026 17:00 WIB72.736 Orang Tewas Akibat Agresi Israel di Gaza
-
JABODETABEK10/05/2026 19:00 WIBAmankan HUT GRIB Jaya, Polda Metro Jaya Kerahkan 480 Personel
-
RAGAM10/05/2026 15:00 WIBJangan Tertipu! Segini Tarif Resmi Kursi Roda di Masjidil Haram
-
RAGAM10/05/2026 12:30 WIBGunung Ciremai Simpan Jejak Bahaya Besar
-
JABODETABEK10/05/2026 13:30 WIBPolisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Pegawai SPBU Cileungsi di Area Mal

















