Connect with us

DUNIA

Mossad Sebut Ini Peluang Lumpuhkan Iran

Aktualitas.id -

Ilustraisu foto; aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah memberi jaminan langsung kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Washington tidak akan berkompromi terkait isu uranium Iran.

Sikap keras Gedung Putih itu memicu spekulasi baru soal potensi eskalasi konflik, di tengah situasi kawasan yang masih panas pasca perang Iran-Israel dan blokade Selat Hormuz.

Media Israel Channel 13 melaporkan, seorang pejabat Israel menyebut Tel Aviv kini terus menunggu arah keputusan Trump terkait masa depan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut laporan tersebut, para pejabat militer dan intelijen Israel dalam diskusi terbaru dengan Netanyahu telah menyampaikan pendekatan yang semakin agresif terhadap Teheran.

Militer Israel bahkan disebut memandang kondisi pertahanan Iran saat ini sebagai “peluang operasional” untuk melanjutkan serangan dan menuntaskan misi militer yang belum selesai.

Sementara badan intelijen Mossad menilai perang baru justru bisa mempercepat runtuhnya pemerintahan Iran.

Meski demikian, para pemimpin Israel disebut tetap berhati-hati agar tidak terlihat menekan Washington untuk meningkatkan eskalasi perang secara terbuka.

Di tengah ketegangan itu, Trump sebelumnya menyampaikan optimisme terhadap jalannya negosiasi dengan Iran. Ia mengklaim pembicaraan berlangsung “sangat baik” dan konflik diyakini dapat segera berakhir.

Trump juga mengatakan Washington tengah menunggu respons resmi Teheran atas proposal Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dan membuka jalan menuju stabilitas kawasan.

Namun situasi di lapangan masih jauh dari kata aman. Ketegangan meningkat drastis setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran yang kemudian dibalas Teheran melalui serangan ke Israel serta pangkalan sekutu Amerika di kawasan Teluk.

Konflik itu juga memicu penutupan Selat Hormuz jalur vital perdagangan minyak dunia yang mengguncang pasar energi global.

Meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April melalui mediasi Pakistan, hingga kini negosiasi di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen.

Trump kemudian memperpanjang status gencatan senjata tanpa menetapkan tenggat waktu yang jelas.

Di sisi lain, Amerika Serikat juga masih mempertahankan blokade laut terhadap lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz sejak 13 April, menambah tekanan besar terhadap Teheran dan memperbesar kekhawatiran dunia terhadap pecahnya konflik yang lebih luas di Timur Tengah. (Mun)

TRENDING