Berita
Mengukur Tawakkal Diri
Tawakkal adalah sebuah rasa keyakinan bahwa Allah menguasai segala sesuatu dan Dialah yang harus kita andalkan. Ini adalah kepercayaan yang dalam bahwa Allah tidak meninggalkan Anda bahkan di saat-saat terburuk. Bukan hanya mempercayai Allah, tetapi juga memikirkan Dia dengan baik dan percaya tidak peduli betapa indah atau pahitnya hidup ini, jika kita mempercayai-Nya, hasilnya akan […]
Tawakkal adalah sebuah rasa keyakinan bahwa Allah menguasai segala sesuatu dan Dialah yang harus kita andalkan. Ini adalah kepercayaan yang dalam bahwa Allah tidak meninggalkan Anda bahkan di saat-saat terburuk.
Bukan hanya mempercayai Allah, tetapi juga memikirkan Dia dengan baik dan percaya tidak peduli betapa indah atau pahitnya hidup ini, jika kita mempercayai-Nya, hasilnya akan baik bagi kita. Alquran penuh dengan nasihat untuk mempercayai dan yakin pada Allah, di antaranya tertulis dalam ayat: “Dan percayalah kepada Allah, jika Anda benar-benar percaya,”(Quran 5:23). Ada pula ayat yang berbunyi: “Tapi Tuhanmu cukup sebagai Pembimbing dan Penolong,” (Al-Quran 25:31).
Seorang penulis buku bertajuk The New Muslim Fields Guide dari Amerika Serikat, menulis di Aboutislam, setidaknya ada delapan pertanyaan yang mesti dijawab untuk menguji tawakal kita pada Allah. Pertanyaan pertama, apakah Anda mempercayai Allah saat menghadapi kesulitan. Pertanyaan ini dijawab dalam ayat “Sesungguhnya dengan kesulitan, ada kelapangan.” (Al-Quran 96: 6)
Pertanyaan kedua, apakah Anda mengingat Allah ketika segala sesuatunya berjalan dengan baik. Allah pun menjawab: “Dengan berdoa, memuliakan, dan saya akan mengingat Anda.”(Quran 2: 152)
Ketiga, apakah Anda mengingatkan diri anda sendiri tentang pengetahuan Allah ketika Anda menderita kerugian dan kemalangan. Allah kemudian menjawab: “Mungkin Anda membenci sesuatu yang baik untuk Anda dan mungkin Anda menyukai sesuatu yang buruk untuk Anda. Allah tahu dan kamu tidak tahu. (Al-Quran 2: 216).”
Keempat, Anda percaya doa (permohonan) Anda akan dijawab dengan satu atau lain cara. Harus diingat, tidak ada manusia yang berdoa kepada Allah dan memohon kepada-Nya, tanpa mendapat tanggapan.
Entah itu akan dipercepat untuknya di dunia ini atau disimpan untuknya di akhirat, selama dia tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa atau memutuskan hubungan kekerabatan, atau mencari tanggapan yang cepat. Para sahabat berkata: Wahai Rasulullah, apa artinya mencari tanggapan yang cepat? Dia membalas: (dengan mengatakan), “Saya telah berdoa kepada Tuhanku tetapi Dia tidak membalasnya.” (At-Tirmidzi)
Pertanyaan kelima, saat Anda berdoa, apakah Anda bersabar dengan waktu Allah. Sedangkan keenam adalah etika segala sesuatunya menjadi sulit, apakah pikiran pertama Anda untuk berbalik kepada Tuhan.
Kemudian, pertanyaan ketujuh adalah, apakah Anda memiliki harapan pada pengampunan Allah. Allah lebih bahagia ketika seorang hamba-Nya bertaubat kepada-Nya. Kedelapan, apakah anda percaya bahwa Tuhan telah memberi Anda alat untuk melewati sesuatu.
Jika anda sudah menjawab ‘ya’ pada delapan pertanyaan itu, maka Anda sudah berada di jalan yang tepat. Namun jika belum, tak perlu khawatir. Anda harus mulai meyakinkan diri pada Allah dan segala sesuatunya berasal dari Allah secara bertahap. Niscaya hal ini juga akan meningkatkan iman pada Allah.
-
DUNIA01/03/2026 00:02 WIB40 Orang Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Israel di Iran Selatan
-
RAGAM28/02/2026 18:30 WIBWMI Bakal Gelar Acara Berbagi di Bulan Ramadan
-
NUSANTARA28/02/2026 21:00 WIBPetugas Dapur SPPG di Papua Barat Wajib Rutin Cek Kesehatan
-
DUNIA28/02/2026 15:00 WIBTak Takut Rudal AS-Israel, Iran Bersumpah Balas Dendam Lebih Kejam
-
DUNIA01/03/2026 10:32 WIBBreaking News: Khamenei Gugur Usai Serangan Gabungan AS dan Israel ke Teheran
-
OTOTEK28/02/2026 17:30 WIBMasalah Perangkat Lunak, Ford Recall 4,3 Juta Kendaraan
-
DUNIA28/02/2026 19:30 WIBAS Mulai Lancarkan Serangan ke Sejumlah Target di Iran
-
JABODETABEK28/02/2026 20:30 WIBBangunan Lapangan Padel Tidak Berizin Akan Dibongkar

















