Berita
100 Orang Luka-luka Akibat Gempa M 7,3 Guncang Jepang
Hampir 100 orang luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang Jepang pada Sabtu (13/2) malam. Seorang pekerja di penginapan tradisional di Minamisoma mengatakan guncangan gempa terasa sangat kencang. “Guncangan awal terasa sangat lebih kuat daripada yang saya alami saat gempa bumi besar Jepang Timur tahun 2011”, katanya seperti dikutip AFP. Penulis terkenal Yu […]
Hampir 100 orang luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 yang mengguncang Jepang pada Sabtu (13/2) malam. Seorang pekerja di penginapan tradisional di Minamisoma mengatakan guncangan gempa terasa sangat kencang.
“Guncangan awal terasa sangat lebih kuat daripada yang saya alami saat gempa bumi besar Jepang Timur tahun 2011”, katanya seperti dikutip AFP.
Penulis terkenal Yu Miri mencuit di Twitter foto rumahnya. Di foto itu terlihat buku, tanaman di pot dan barang-barang lain yang berserakan di lantai.
“Rumah saya di Odaka, kota Minamisoma, semuanya berantakan,” tulisnya.
Sementara itu, gempa susulan terus terjadi, beberapa jam setelah gempa pertama.
“Saya mendengar tanah bergemuruh. Dan gempa lainnya,” cuit Miri di Twitter.
Menanggapi hal tersebut, pihak berwenang Jepang mengingatkan warga agar tetap waspada. Pemerintah juga akan membentuk kantor penghubung khusus untuk berkoordinasi dengan daerah yang terkena bencana, menurut laporan penyiar NHK.
Berbeda dengan Kyodo, Petugas dari Pemerintah Fukushima, Mikihiro Meguro, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data mengenai korban yang terdampak dan memeriksa laporan soal tanah longsor.
“Kami bekerja dengan cepat untuk mengumpulkan informasi tetapi kami masih belum memiliki rincian untuk diumumkan. Ada beberapa laporan yang belum dikonfirmasi mengenai tanah longsor tapi kita masih memeriksa,” ujarnya.
Namun NHK menemukan data lain. Rekaman udara yang disiarkan NHK menunjukkan tanah longsor yang memutus jalan di jalan raya, di wilayah Fukushima. Tetapi belum jelas dari gambar tersebut apakah ada korban yang mengalami luka-luka.
Kantor berita Kyodo juga melaporkan sebanyak 950 ribu rumah mengalami pemadaman listrik usai gempa.
Menyoal korban dan kerusakan akibat gempa, Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan evaluasi sedang dilakukan.
“Sejauh ini kerusakan, korban jiwa dan kerusakan struktural sedang dikaji,” katanya kepada wartawan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa terjadi pukul 11; 08 malam waktu setempat atau 21.30 WIB di Pasifik lepas Fukushima.
Lihat juga:Kasus Bunuh Diri Meningkat, Jepang Longgarkan Isolasi Covid
Badan itu mulanya, melaporkan gempa yang terjadi berkekuatan 7,1 skala richter kemudian direvisi menjadi 7,3 skala richter. Meski kekuatan gempa tergolong tinggi Badan Meteorologi Jepang menyebut tak ada potensi tsunami.
Jepang terletak di “Cincin Api” Pasifik, busur aktivitas seismik yang intens membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik. Negara ini sering dilanda gempa, dan memiliki peraturan konstruksi yang ketat untuk memastikan bangunan dapat menahan getaran yang kuat.
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL29/10/2026 10:00 WIBDemo Bukan Perang! Koalisi Sipil Desak Pasukan TNI Ditarik dari Jalanan Jakart
-
JABODETABEK29/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 11:00 WIBErna Sari Dewi: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton Perubahan
-
EKBIS29/10/2026 10:30 WIBBaru Naik Dua Hari, Emas Antam Mendadak Berbalik Arah
-
JABODETABEK29/10/2026 06:30 WIBCatat! Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Kamis Ini
















