Berita
Lawan Islam Radikal, Swiss Dukung Larangan Pakai Cadar di Tempat Umum
Para pemilih Swiss mendukung larangan penggunaan burqa atau cadar di tempat umum. Keputusan ini dinilai sebagai benteng melawan Islam radikal oleh para pendukung. Namun, dicap diskriminatif oleh lawan. Hasil resmi menunjukkan bahwa 51,2 persen pemilih, dan mayoritas jelas kantor federal Swiss, mendukung proposal tersebut. Dikutip dari AFP, pemungutan suara anti-burqa terjadi setelah perdebatan bertahun-tahun di […]
Para pemilih Swiss mendukung larangan penggunaan burqa atau cadar di tempat umum. Keputusan ini dinilai sebagai benteng melawan Islam radikal oleh para pendukung.
Namun, dicap diskriminatif oleh lawan. Hasil resmi menunjukkan bahwa 51,2 persen pemilih, dan mayoritas jelas kantor federal Swiss, mendukung proposal tersebut.
Dikutip dari AFP, pemungutan suara anti-burqa terjadi setelah perdebatan bertahun-tahun di Swiss menyusul larangan serupa di negara-negara Eropa lainnya dan di beberapa negara mayoritas Muslim. Meskipun wanita berjilbab menjadi pemandangan yang sangat langka di jalan-jalan Swiss.
Sekitar 1.426.992 pemilih mendukung larangan tersebut, sementara 1.359.621 menentang, dengan partisipasi 50,8 persen.
Proposal “Ya untuk larangan penutup wajah penuh” tidak secara eksplisit menyebutkan burqa atau niqab.
Namun, poster kampanye bertuliskan “Hentikan Islam Radikal!” dan “Hentikan ekstremisme!”, yang menampilkan seorang wanita dengan niqab hitam terpampang di sekitar kota-kota Swiss.
Poster saingannya berbunyi: “Tidak untuk hukum ‘anti-burqa’ yang absurd, tidak berguna dan Islamofobia”.
Larangan itu berarti tidak ada yang bisa menutupi wajah mereka sepenuhnya di depan umum, baik di toko-toko atau di pedesaan terbuka. Namun, akan ada pengecualian, termasuk untuk tempat ibadah, dan untuk alasan kesehatan dan keselamatan.
Pemungutan suara dilakukan pada saat masker wajah wajib digunakan di toko-toko dan transportasi umum karena pandemi virus corona.
-
JABODETABEK26/07/2026 15:40 WIBPramono Anung dan Menkes Tinjau HBKB Rasuna Said
-
RIAU26/07/2026 16:00 WIBHari Mangrove Sedunia, Kasmarni Ajak Warga Jaga Pesisir Bengkalis
-
NASIONAL26/07/2026 16:01 WIBTanpa Borgol dan Rompi saat Ditahan, Sujiwo Tejo: Apalagi Kamar Tahanan
-
DUNIA26/07/2026 12:00 WIBIran: Konflik Yaman Tak Bisa Diselesaikan dengan Senjata
-
NASIONAL26/07/2026 15:15 WIBGus Khozin Apresiasi Revolusi Penempatan ASN yang Digagas BKN
-
NASIONAL26/07/2026 16:30 WIBJARI Kumpulkan Pakar dan Mahasiswa, Bahas Masa Depan Konstitusi Indonesia
-
POLITIK26/07/2026 18:00 WIBGerakan Rakyat akan Usung Anies Baswedan Jadi Capres
-
DUNIA26/07/2026 19:00 WIBHouthi Hujani Rudal ke Arab Saudi

















