Berita
Mardani Ali Sera Nilai Pembentukan Kementerian Investasi Tak Selesaikan Masalah
AKTUALITAS.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mardani Ali Sera menilai rencana pemerintah membentuk Kementerian Investasi hanya memindahkan akar masalah tanpa menyelesaikan masalah. Menurutnya, ada atau tak ada kementerian khusus tidak memberi pengaruh pada investasi selama akar masalah tidak diselesaikan. “Terkait Kementerian Investasi, jangan buruk rupa cermin dibelah. Ada rumah bocor, sofanya digeser. Memang sofanya […]
AKTUALITAS.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mardani Ali Sera menilai rencana pemerintah membentuk Kementerian Investasi hanya memindahkan akar masalah tanpa menyelesaikan masalah. Menurutnya, ada atau tak ada kementerian khusus tidak memberi pengaruh pada investasi selama akar masalah tidak diselesaikan.
“Terkait Kementerian Investasi, jangan buruk rupa cermin dibelah. Ada rumah bocor, sofanya digeser. Memang sofanya tidak basah tapi bocornya tetap,” ujarnya dalam diskusi online, Jakarta, Jumat (16/4).
Mardani mengatakan, hingga kini setidaknya ada tiga masalah mendasar untuk menarik investasi masuk ke dalam negeri. Pertama, Indonesia tidak memiliki penegakan hukum yang kokoh.
“Jadi investasi itu bukan karena ada kementerian, bukan karena adanya undang-undang tapi karena penegakan hukumnya punya kekokohan yang stabil, ada korupsi rendah dan ada birokrasi yang melayani. Tiga ini belum ada,” jelasnya.
Mardani menceritakan, pada saat pandemi banyak perusahaan Amerika Serikat merelokasi pabrik. Namun tak satu pun yang memilih Indonesia sebagai daerah tujuan berinvestasi.
“Waktu pandemi Amerika Serikat, merelokasi industrinya sebagian besar ke Vietnam, Thailand atau Malaysia nggak ada ke Indonesia. Padahal kita sudah buka pintu, Indonesia for sale, bahasanya. Jadi buat saya ini kesalahan fundamental dalam membedakan mana fakta, mana fenomena, mana akar masalah,” tandasnya.
-
NUSANTARA21/08/2026 07:30 WIBAsap Karhutla di Kalteng Picu 66 Ribu Kasus ISPA
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjerat OTT KPK
-
POLITIK21/08/2026 07:00 WIBDede Yusuf: Para Sekjen Parpol Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu
-
DUNIA21/08/2026 08:00 WIBIran Resmi Tandai California Jadi Milik Mereka
-
NUSANTARA21/08/2026 08:30 WIBNapi Sukabumi Kabur Jelang Bebas
-
JABODETABEK21/08/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026