Berita
Ada Serangan Wabah Tikus, Ratusan Napi di Penjara Australia Terpaksa Dievakua
Wabah tikus yang melanda lahan pertanian Australia memaksa evakuasi ratusan narapidana dari penjara di wilayah pedesaan pada Selasa (22/6), karena tikus masuk ke dalam lapas dan menggerogoti bangunan tersebut. Puluhan tikus menggerogoti panel langit-langit dan kabel di penjara New South Wales (NSW), mendorong pihak berwenang untuk mengurangi operasi untuk perbaikan. “Kesehatan, keselamatan, dan ketenangan staf […]
Wabah tikus yang melanda lahan pertanian Australia memaksa evakuasi ratusan narapidana dari penjara di wilayah pedesaan pada Selasa (22/6), karena tikus masuk ke dalam lapas dan menggerogoti bangunan tersebut.
Puluhan tikus menggerogoti panel langit-langit dan kabel di penjara New South Wales (NSW), mendorong pihak berwenang untuk mengurangi operasi untuk perbaikan.
“Kesehatan, keselamatan, dan ketenangan staf dan narapidana adalah prioritas nomor satu kami, jadi penting bagi kami untuk bertindak sekarang untuk melakukan penanganan yang vital,” jelas Peter Severin dari Badan Lapas NSW, dilansir The Straits Times, Rabu (23/6).
Total sampai 420 narapidana dan 200 staf dari Pusat Pemasyarakatan Wellington akan dipindahkan ke fasilitas lain pada akhir bulan.
“Kami ingin melakukan perombakan ini sekali, dan kami ingin ini dilakukan dengan benar, yang berarti kami akan mencari cara untuk mengurangi dampak wabah serupa di masa depan,” kelas Asisten Komisaris Lembaga Pemasyarakatan, Kevin Corcoran.
Tikus telah menghancurkan hasil panen petani dan membut sengsara penduduk di Australia timur selama berbulan-bulan setelah hama liar itu menyerang sebelum panen raya.
Wabah tikus ini adalah serangkaian bencana terbaru yang melanda para petani. Sebelumnya para terjadi kekeringan selama bertahun-tahun disusul kebakaran hutan yang menghancurkan selama berbulan-bulan pada akhir 2019 hingga awal 2020, lalu hujan menyebabkan banjir yang merusak di beberapa daerah.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
NASIONAL03/09/2026 18:10 WIBPraperadilan Ditolak, Febrie Adriansyah Siap Hadapi Pokok Perkara TPPU