Berita
Isu HAM akan Digunakan Calon di Pilpres 2024
AKTUALITAS.ID – Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Harkristuti Harkrisnowo memperkirakan para calon pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan menggunakan isu HAM saat masa kampanye.
“Bangsa ini akan menghadapi 2024 dan tentu saja isu HAM akan sangat mengemuka,” kata Prof. Harkristuti Harkrisnowo pada sosialisasi dan diskusi bertema Tantangan HAM Lima Tahun Mendatang dan Peran Strategis Komnas HAM di Jakarta, Jumat (4/3/2022).
Oleh karena itu, kata dia, kampanye para calon yang menyinggung masalah isu HAM harus ditagih masyarakat apabila yang bersangkutan terpilih. Hal tersebut sebagai bentuk penegakan HAM di Tanah Air.
Pansel memiliki tugas besar bagaimana menyeleksi atau menjaring calon-calon terbaik, tangguh, dan berintegritas serta mampu membangun Komnas HAM yang lebih baik.
Senada dengan itu, Ketua Pansel Calon Anggota Komnas HAM Prof. Makarim Wibisono mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha melihat dan menggali lebih jauh kapasitas para calon, terutama pengalaman di bidang HAM.
“Kami ingin proses ini transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Guna mendapatkan calon yang berintegritas, Pansel juga melibatkan Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia (Sepaham) dengan harapan anggota Komnas HAM periode 2022—2027 bisa membawa perubahan lembaga yang lebih visioner.
Makarim berharap para calon tentu saja bisa membuat terobosan baru bagaimana menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.
Secara umum, pendaftaran calon anggota Komnas HAM periode 2022—2027 telah dibuka pada hari Selasa (8/2) 2022 hingga 8 Maret 2022.
Untuk mekanisme pendaftaran dapat dengan dua cara, yakni dalam jaringan (daring) atau online dan via pos.
Khusus pendaftaran daring, kata dia, calon peserta bisa mengakses www.komnasham.go.id/seleksianggota serta wajib mengirimkan dokumen fisik via pos ke Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM ke alamat Kantor Komnas HAM Jakarta.
Terdapat enam tahapan yang akan dilalui para pendaftar, yaitu seleksi administrasi, tes tertulis objektif dan penulisan makalah, dialog publik, psikologi, tes kesehatan, dan wawancara.
-
NASIONAL29/06/2026 22:00 WIBIndonesia dan Singapura Sepakati Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup
-
NASIONAL30/06/2026 07:00 WIBTB Hasanuddin: Latihan Militer Kopdes Telan Rp30 Juta/Orang
-
POLITIK29/06/2026 19:30 WIBSafari Politik di Basis Gerindra dan Riltual Injak Logo Mirip PDIP, Pengamat: Jokowi Bermain Api
-
JABODETABEK29/06/2026 21:46 WIBBangun Paulus Desak Polisi Buka Kembali Kasus Dugaan Pencurian dan Pertanyakan SP2 Lidik Polres Jakpus
-
NASIONAL29/06/2026 21:00 WIBHakim Tolak Eksepsi Sudewo , Perkara Korupsi Tetap Jalan
-
JABODETABEK30/06/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling Dibuka di 5 Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/06/2026 23:00 WIBGarnita NasDem Desak Negara Maksimalkan Perlindungan Korban Kasus YTR
-
NUSANTARA29/06/2026 21:30 WIBDPR Kritik Putusan PK HGU PT SKB Karena Berdampak bagi Kepastian Investasi