Connect with us

Berita

5 Ayat Al-Quran Tentang Musibah, Bisa Jadi Renungan Untuk Mengingat Allah

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Kata musibah berasal dari bahasa arab asbaha yang berarti bencana atau malapetaka menurut kamus bahasa Arab al-Munawwir.

Sebagai orang yang beriman, kita harus percaya bahwa musibah (cobaan) ini adalah suatu ujian untuk menguatkan iman. Selain itu, berkat adanya musibah kita akan mengingat bahwa Allah SWT sebaik-baiknya penolong.

Ayat Al-Quran tentang musibah banyak disebut di dalam kitab suci umat Islam.

Banyaknya penyebutan ayat Al-Quran tentang musibah membuktikan bahwa Allahlah satu-satunya Dzat Yang Maha Kuasa atas segala yang terjadi di muka bumi.

Berikut 5 di antara Ayat Al-Quran tentang musibah. Ayat-ayat ini bisa menjadi renungan agar selalu mengingat Allah saat terjadi musibah;

BACA JUGA  Hati-Hati! Terlalu Banyak Tertawa Bisa Berbahaya, Ini Penjelasan Islam

1. Surat al-Baqarah ayat 156

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Innâ lillaâahi wa innâ ilaihi râji’ûn” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

2. Surat asy-Syura ayat 30

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Artinya: “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”

3. Surat at Taghabun ayat 11

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Artinya: “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

BACA JUGA  Etika Terhadap Orang yang Lebih Tua dalam Pandangan Islam

4. Surat at-Taubah ayat 50

اِنْ تُصِبْكَ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْۚ وَاِنْ تُصِبْكَ مُصِيْبَةٌ يَّقُوْلُوْا قَدْ اَخَذْنَآ اَمْرَنَا مِنْ قَبْلُ وَيَتَوَلَّوْا وَّهُمْ فَرِحُوْنَ

Artinya: “Jika engkau (Muhammad) mendapat kebaikan, mereka tidak senang; tetapi jika engkau ditimpa bencana, mereka berkata, “Sungguh, sejak semula kami telah berhati-hati (tidak pergi berperang),” dan mereka berpaling dengan (perasaan) gembira.”

5. Surat Al-Qashash ayat 47

وَلَوْلَآ اَنْ تُصِيْبَهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۢبِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ فَيَقُوْلُوْا رَبَّنَا لَوْلَآ اَرْسَلْتَ اِلَيْنَا رَسُوْلًا فَنَتَّبِعَ اٰيٰتِكَ وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: “Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang mereka kerjakan, “Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami, agar kami mengikuti ayat-ayat Engkau dan termasuk orang mukmin.”. (RAFI)

TRENDING