Berita
Patroli Polisi Berhasil Amankan 31 Remaja Saat “SOTR” di Jakarta Selatan
AKTUALITAS.ID – Patroli Perintis Presisi berhasil mengamankan 31 remaja yang melakukan kegiatan “Sahur On The Road” (SOTR) di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.
Kegiatan ini dilakukan oleh remaja yang sebagian besar berasal dari Jakarta Timur, serta beberapa dari daerah Pasar Minggu (Jakarta Selatan) dan Depok (Jawa Barat).
Kapolsek Pancoran, Kompol Sujarwo, menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan tawuran dan gangguan ketertiban umum.
“Patroli kami berhasil mengamankan 31 remaja beserta 16 unit sepeda motor, sebuah bendera, satu buah petasan kosong, dan sebuah bambu yang digunakan dalam kegiatan tersebut,” ujar Kapolsek dalam keterangan tertulisnya.
Pihak kepolisian tidak hanya melakukan penangkapan, tetapi juga melakukan pembinaan dengan menghadirkan orang tua dan guru dari para remaja yang terlibat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Para remaja diminta membuat pernyataan yang disaksikan oleh orang tua atau wali murid, sebagai bentuk keseriusan dalam menanggapi peristiwa ini.
Diharapkan tindakan preventif dan pembinaan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para remaja mengenai pentingnya menghormati aturan dan ketertiban masyarakat, serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketenangan dan keamanan lingkungan. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK10/09/2026 07:00 WIBPDIP Baca Pidato AHY sebagai Sinyal Ketidakpuasan
-
POLITIK10/09/2026 11:00 WIBPrabowo Bongkar Sikap Demokrat Saat Tak Berkuasa
-
NUSANTARA10/09/2026 07:30 WIBTim SAR Sisir 3 Pulau, 5 Jurnalis Belum Ditemukan
-
EKBIS10/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat di Tengah Bursa Asia Memerah
-
EKBIS10/09/2026 11:30 WIBEmas Antam Hijau Lagi Setelah Sempat Turun
-
NUSANTARA10/09/2026 12:30 WIBTNI AL Turunkan Kapal Perang Cari Jurnalis Hilang
-
JABODETABEK10/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Buka Hari Ini
-
POLITIK10/09/2026 09:00 WIBAhli MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Tak Boleh Sekadar Formalitas